Pusat Info Wisata Terlengkap

10 Tempat Wisata Di Jogja Dekat Malioboro

0 458

Wisata Jogja – Menyusuri Malioboro tidak hanya sekedar belanja, Anda juga bisa mengunjungi aneka tempat wisata di Jogja dekat Malioboro dengan jalan kaki. Menjelajahi Jogja dengan berjalan kaki (Walking Tour) tentu memberi kesan tersendiri. Dimulai dari Stasiun Tugu Jogja, kemudian menyusuri Jalan Malioboro, mampir di Pasar Beringharjo hingga berakhir dengan berjalan sambil menutup mata di Alun-alun Kidul pasti menyenangkan. Dilansir dari berbagaia sumber, simak 10 tempat wisata di Jogja dekat Malioboro dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.

1. Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo adalah salah satu tempat wisata di Jogja dekat Malioboro untuk wisata belanja murah (Foto : forum.kompas.com)
Pasar Beringharjo adalah salah satu tempat wisata di Jogja dekat Malioboro untuk wisata belanja murah (Foto : forum.kompas.com)

Pasar Beringharjo merupakan tempat wisata di Jogja dekat Malioboro karena memang lokasi nya masih di Jalan Malioboro Yogyakarta. Ketika menyusuri Jalan Malioboro bagian selatan, pasar yang sudah ada sejak tahun 1758 ini pasti akan menarik perhatian. Pasar ini tetap eksis meskipun pasar-pasar modern lain kian menjamur di Jogja. Berhentilah sebentar, coba saja mencicipi ragam kuliner yang dijual di sana. Pecel kembang turi yang langka pasti menggoda selera. Setelah itu, kita bisa berbelanja, mulai dari batik, jejamuan, hasil kerajinan hingga pakaian pengantin yang harganya jutaan bisa kita temukan.

2. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg adalah salah satu tempat wisata di Jogja dekat Malioboro (Foto : antaranews.com)
Museum Benteng Vredeburg adalah salah satu tempat wisata di Jogja dekat Malioboro (Foto : antaranews.com)

Tempat wisata di Jogja dekat Malioboro berikutnya adalah Museum Benteng Vredeburg. Hanya berjalan sekitar 350 meter ke arah selatan dari Pasar Beringharjo maka kita akan sampai di Benteng Vredeburg. Benteng yang merupakan loji tertua dari seluruh bangunan Indis yang ada di kawasan Malioboro ini terkenal dengan bastion di keempat penjurunya. Di sini, kita dapat melihat diorama-diorama yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga menikmati makan siang di Indische Koffie, sebuah kafe yang berada di dalam benteng. Suasana klasik dan elegan begitu menyatu dengan bangunan kolonial di sekitarnya. Menu-menu yang disajikan oleh kafe ini pun beragam, mulai dari menu khas Indonesia hingga menu-menu dari Eropa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.