21 Tempat Wisata Malam Romantis Anti Mainstream Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

0 70,003

Tempat Wisata Malam Di Jogja – Sobat traveler, Inilah daftar rekomendasi tempat wisata malam romantis dan anti mainstream di Jogja yang wajib dikunjungi. Dari mulai spot foto kekinian, kuliner enak, tempat hangout, dinner romantis, hingga pementasan boneka kertas nan unik.

Ketika matahari mulai tenggelam, indahnya wisata Jogja tak serta-merta ikut meredup. Ada banyak tempat menarik yang bisa Anda kunjungi. Semaraknya Kota Gudeg ini justru baru saja dimulai. Jadi, jangan dulu buru-buru pulang ke pulang ke rumah atau pun hotel. Yuk, sambangi 12 tempat wisata malam di Jogja yang asyik, seru, dan keren.

Daftar Tempat Wisata Malam Romantis Anti Mainstream Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

1. Malioboro

Malioboro-Malam-Hari
Malioboro (Foto : anekatempatwisata.com)

Kita mulai tempat wisata malam di Jogja dengan mengunjungi Malioboro. Pusat tempat wisata belanja di Jogja ini tak cuma semarak di siang hari. Pendar lampu kota menambah cantiknya jalan legendaris ini saat malam hari. Tak lengkap liburan ke Jogja tanpa menyambangi Malioboro.

Malioboro, ruas jalan paling legendaris di Yogyakarta ini ternyata tak cuma semarak dengan hiruk-pikuk interaksi antarmanusianya di siang hari. Saat malam tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, Malioboro akan menunjukkan wajah cantiknya. Pemandangan ini nih salah satu alasan banyak orang yang susah move on dari Jogja.

Di kiri kanannya, Anda bisa menikmati pemandangan bangunan lawas yang berpadu dengan mall dan hotel sambil berjalan kaki. Jangan lupa juga berhenti untuk menikmati musik angklung yang unik dari pengamen angklung yang biasa “manggung” di trotoar Malioboro.

2. Kawasan Titik Nol Kilometer

Kawasan-Nol-Kilometer-Jogja
Kawasan Titik Nol Kilometer (Foto : titik0jogja.blogspot.com)

Anda pasti tahu kalau kawasan Nol Kilometer atau KM Nol ini adalah tempat wisata di Jogja yang memiliki sejumlah bangunan peninggalan Belanda yang disebut loji. Coba deh kemari ketika malam hari, Anda seolah diajak berkelana ke masa lalu lewat bangunan-bangunan tua yang terawat sampai sekarang. Pendar kekuningan dari lampu merkuri makin menambah kesan romantis di tempat ini.

Kawasan KM Nol ini menjadi tempat wisata malam di Jogja favorit anak muda untuk nongkrong maupun mengekspresikan diri. Anda bisa melihat berbagai komunitas dan seniman menarik perhatian pengunjung lewat atraksi mereka. Ada yang meniru patung perunggu, berdandan ala hantu, sampai menari.

3. Tugu Jogja

Tugu-Jogja-Malam-Hari
Tugu Jogja (Foto : grahafauzi.wordpress.com)

Siapa seh yang tak kenal dengan landmark yang menjadi ikon tempat wisata di Yogyakarta ini? Tugu Jogja yang bercat putih dengan sepuhan emas tampak menjulang di persimpangan Jl. AM. Sangaji, Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, dan Jalan Margo Utomo (P. Mangkubumi). Tugu Jogja ini berada satu garis antara Gunung Merapi dan Keraton, menjadikannya jantung kota yang istimewa.

Jika Anda menganggap Tugu Jogja itu biasa saja, tunggulah sampai malam tiba. Dihiasi cahaya lampu kota, Tugu Jogja jadi tampak begitu mempesona. Saking mempesonanya, banyak orang yang rela menanti sampai jalanan agak sepi demi berfoto dengan Tugu Jogja di malam hari. Tugu Jogja menjadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang wajib dikunjungi.

4. Pesta Rakyat Sekaten di Alun-alun Utara

Tempat wisata malam di Jogja Sekaten
Tempat wisata malam di Jogja Sekaten (Foto : padidjogja.com)

Dari titik Nol Kilometer, berjalanlah ke arah selatan dan temukan alun-alun utara Yogyakarta. Setiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun-alun utara menjadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang asyik untuk dikunjungi. Di sinilah pasar malam Sekaten digelar setiap tahunnya.

Anda bisa menemukan aneka wahana permainan yang seru dan murah meriah, seperti kora-kora, bianglala, ombak banyu, sampai rumah hantu. Tersedia pula aneka jajanan serta toko-toko yang menjual pakaian bekas. Suasana makin riuh dengan diputarnya lagu-lagu dangdut di sejumlah wahana.

5. Alun-alun Kidul (Alkid)

Alun-alun Kidul atau Alkid jogja
Alun-alun Kidul atau Alkid (Foto : hotelasih.com)

Alun-alun selatan atau yang lebih dikenal dengan alun-alun kidul atau alkid adalah tempat wisata malam di Jogja yang wajib dikunjungi berikutnya. Aneka lampu warna-warni dari kendaraan hias menambah semarak tempat ini. Mobil-mobil hias ini bisa Anda gunakan untuk berkeliling alkid dengan tarif 30-40 ribu sesudah ditawar.

Jangan lewatkan juga untuk menjajal peruntunganmu melewati celah dua pohon beringin alkid. Konon, siapa yang bisa melewati celah di antara pohon beringin dengan mata tertutup, harapannya akan terkabul. Jadi, kalau Anda punya harapan yang terpendam, kenapa gak dicoba aja? Tapi ingat, itu hanyalah mitos jadi jangan diambil hati ya, cobain aja sekedar bersenang-senang bersama keluarga atau teman-teman.

Puas berkeliling dengan becak / kendaraan hias dan bermain melalui celah beringin kembar, Anda bisa melanjutkan bersantai menikmati kuliner malam Jogja berupa wedang ronde dan kacang rebus. Kebetulan di sekitar alkid ini banyak penjual wedang ronde saat malam tiba.

6. Taman Pelangi Monumen Jogja Kembali (Monjali)

Taman-Pelangi-Monjali-Jogja
Taman Pelangi Monumen Jogja Kembali (Foto : yogyes.com)

Monumen Jogja Kembali atau Monjali merupakan sebuah monumen dan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang terletak di Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Selain berisi rekaman sejarah untuk mengenang pahlawan kemerdekaan, monumen ini ternyata punya sisi romantisnya sendiri di malam hari, lho.

Di pelataran Monjali, ada Taman Pelangi yang terasa semarak dan romantis di malam hari. Lampion-lampion berbagai bentuk menerangi tempat ini dengan cahayanya yang warna-warni. Cuma di sini Anda bisa melihat pelangi di malam hari. Apalagi, taman ini tergenapi dengan berbagai wanaha yang bisa Anda nikmati. Pas banget buat tempat wisata malam di Jogja bersama teman, pacar, atau keluarga.

7. Sindu Kusuma Edupark

Sindu-Kusuma-Edupark-Jogja
Sindu Kusuma Edupark (Foto : arifahwulansari.com)

Sebuah ferris wheel dengan lampu berwarna-warni di Sindu Kusuma Edupark semakin menambah semarak Jogja di malam hari. Sindu Kusuma Edupark atau SKE adalah taman rekreasi yang terbilang baru di Yogyakarta. Wahana utamanya adalah ferris wheel alias kincir ria setinggi 48 meter.

Dari puncak bianglala ini, Anda bisa menikmati suasana lampu kota Jogja bersama orang yang Anda kasihi. Taman rekreasi ini cuma buka sampai jam 9 malam, jadi jangan sampai kemalaman. Sayang kalau Anda melewatkan tempat wisata malam di Jogja yang satu ini.

8. Bukit Bintang

Bukit-Bintang-Jogja
Bukit Bintang (Foto : tulustraveler88.blogspot.com)

Bukit Bintang yang berada di Jalan Raya Yogyakarta-Wonosari menjadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang menawan untuk melewatkan malam. Di tempat ini, berjajar sejumlah warung makan di tepi jurang yang menawarkan aneka makanan dengan harga ringan.

Dari ketinggian 150 meter, kamu bisa menikmati jagung bakar plus minuman hangat ditemani kerlip lampu kota Jogja yang menawan di kejauhan. Pasti tambah romantis, apalagi kalau ditemani orang yang Anda cintai.

9. Camping Ceria di Gunung Api Purba Nglanggeran

Camping-Gunung-Nglanggeran
Camping Ceria di Gunung Api Purba Nglanggeran (Foto : yukpiknik.com)

Ini dia tempat wisata malam di Jogja yang anak muda bangat. Gunung Api Purba merupakan sebuah kumpulan batu-batu raksasa yang membentuk gundukan seperti gunung. Tempat ini bisa menjadi ide menarik untuk camping di Jogja. Hanya butuh waktu kurang dari dua jam untuk bisa sampai ke puncak Gunung Api Purba sehingga siapapun bisa ikut trekking.

Di sekitar puncak Gunung Api Purba terdapat area camping ground yang cukup luas. Disana Anda bisa mendirikan tenda sambil seru-seruan bersama teman-teman dibawah indahnya langit malam Jogja. Dalam perjalanan Anda akan menenukan beberapa gardu pandang yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan malam kota. Mirip di Bukit Bintang.

10. Beach Camp di Pantai-pantai Gunung Kidul

Beach-Camp-di-Pantai
Ilustrasi Beach Camp di Pantai (Foto : wisatajogjamurah.com)

Pernah kepikiran untuk camping di pantai? Jika iya, Anda bisa menjadikan pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul sebagai lokasi beach. Pantai-pantai di Gunung Kidul selalu masuk dalam daftar rekomendasi tempat wisata yang wajib di kunjungi di Jogja. Pantai-pantai tersebut tak cuma asik dikunjungi saat siang hari. Malam haripun tak kalah seru.

Anak-anak muda Jogja yang hobby traveling biasanya malah datang ke pantai pada malam hari. Mendirikan tenda lalu membuat api unggun kemudian dilanjutkan dengan menyantap ikan bakar. What a wow moment! Pas banget buat tempat wisata malam di Jogja bagi anak muda.

11. Ramayana Ballet Di Candi Prambanan

Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana Di Candi Prambanan
Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana Di Candi Prambanan (Foto : hotelasih.com)

Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana adalah tempat wisata malam di Jogja yang berupa pertunjukan dengan menggabungkan seni, drama dan tari dengan tema cerita Ramayana. Pertunjukan tersebut disuguhkan dalam rangkaian gerak tari dengan diiringi gamelan, tanpa dialog yang terucap dari penari. Semuanya berupa gerakan tari yang luwes, indah nan mempesona.

Baca Juga :

12. Hutan Pinus Pengger Sendangsari

Hutan Pinus Pengger
Hutan Pinus Pengger (Foto : instagram @lenni_lenze)

Mengunjungi hutan pinus Jogja saat siang hari merupakan hal biasa. Bagaimana kalau malam hari? Bisa banget gaes! Cobain deh, datang ke destinasi wisata Anti Mainstream yang bernama Hutan Pinus Pengger atau Hutan Pinus Sendangsari. Di sini, Anda akan bisa menyaksikan city light dan spot foto instagenic penuh efek cahaya nan epic.

Spot foto romantis favorit wisatawan di sini berupa spot piramid / tumpeng dari ranting pohon yang mana di bagian tengahnya berlubang sehingga bisa dimasuki orang. Di atasnya terdapat sebuah lampu sorot dan berlatar kerlap-kerlip lampu kota Yogyakarta. Biasanya, para pasangan halal pengantin baru berfoto di sini dengan gaya saling berhadapan atau pun rebahan di bahu sambil memandang city light.

Selain itu, masih ada spot tangan raksasa yang juga tak kalah keren saat malam hari. Di ujung jari tangan tersebut terdapat lampu sorot ke arah tengah sehingga menimbulkan berkas cahaya nan cantik. Harga tiket masuk ke sini lumayan murah, hanya sekitar 2,5 ribu rupiah, parkir motor 2 ribu rupiah, dan parkir mobil 5 ribu rupiah.

spot foto Hutan Pinus Pengger
Salah satu spot foto Hutan Pinus Pengger (Foto : instagram @bayusaaputra_)

Fasilitas Hutan Pinus Pengger termasuk lengkap, sudah tersedia mushola, bangku dan meja santai, rest area, warung makan, gazebo untuk pertemuan, area parkir, dan camping ground. Jika akan berkemah, Anda harus bayar 15 ribu rupiah per orang.

Lokasi dan alamat hutan pinus ini terletak di Jl. Dlingo-Patuk, Terong, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk rute dan akses jalannnya,, lebih mudah lewat Jl. Wonosari. Jadi, dari pusat Kota Jogja, Anda langsung arahkan kendaraan ke Jl. Wonosari lurus menuju Bukit Bintang.

Setelah sampai puncak Pathuk Gunung Kidul (ada radio GCD FM ), Anda akan menemukan perempatan. Nah, ambil arah kanan atau arah Dlingo, lurus terus hingga melewati wisata Watu Amben. Anda masih lurus terus ikuti jalan sampai menemukan plang petunjuk Hutan Pinus Pengger (kanan jalan). Jam buka mulai dari pukul 06.30 – 23.00 WIB.

13. Aneka Cafe Unik Dan Instagramable

Cafe Brick
Cafe Brick (Foto : instagram @cafebrickjogja)

Menjelajahi setiap sudut Kota Jogja saat malam hari belum lengkap rasanya tanpa mencoba hangout bersama teman / sahabat di cafe unik nan instagramable. Menyeruput kopi sambil ngobrol kesana-kemari tentu menjadi aktivitas menarik, apalagi bisa sambil foto-foto sekaligus wifi-an, asyik banget bukan? Beberapa cafe hits di Jogja yang recommended untuk dikunjungi antara lain :

  • Roaster And Bear, Jl. P. Mangkubumi No.52, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 07.00 – 23.00 WIB. Setiap sudut cafe ini penuh hiasan bertema beruang, bahkan ada bonekanya dengan ukuran besar lho. Terdapat mural berbentuk beruang lucu berpadu dengan ornamen kayu dan besi sehingga memberikan kesan vintage / klasik.
  • Bong Kopitown, Jl. Sagan No.4, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 10.00 – 00.00 WIB. Cafe bertema penjara, ketika Anda masuk maka akan benar-benar merasakan suasana penjara, ada jeruji besi dan daftar menunya pun unik berbentuk koran.
  • Blanco Coffee And Books, Jl. Kranggan No.30, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 07.00 – 01.00 WIB. Lokasinya dekat dengan Tugu Jogja, interior keren, dan dilengkapi rak buku.
  • The Captain Urban Lounge, Jalan Damai No. 41, Sari Harjo, Ngaglik, Sariharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 17.00 – 00.00 WIB. Di dalam cafe ini terdapat pesawat Fokker 28 yang keren untuk berfoto, ada live musicnya juga.
  • Epic Coffee & Epilog Furniture, Jl. Palagan Tentara Pelajar No.29, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY. Jam buka mulai pukul 10.00 – 23.00 WIB. Desain cafenya epic banget, ada taman cantik dan ruangannya lumayan luas.
  • Cafe Brick, Jl. Damai No.8, Sinduharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka 24 jam. Cafe bertema vintage British, setiap sudutnya di desain ala Eropa.

14. Pintoe Langit Dahromo

Pintoe Langit Dahromo
Pintoe Langit Dahromo (Foto : instagram @bayusaaputra_)

Kawasan Dlingo Bantul memang saat ini sedang hits banget dikalangan wisatawan. Pasalnya, daerah yang dulunya gersang, kini telah berhasil di hijaukan dan ditata untuk tujuan wisata. Salah satunya adalah Pintoe Langit Dahromo.

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata malam ini menyuguhkan spot selfie di ketinggian dengan view perbukitan indah dan city light saat malam tiba. Spot favorit di sini berupa sebuah pintu di atas bukit, jadi ketika Anda berfoto di depan pintu tersebut maka seolah-olah sedang berada di angkasa / langit.

Ada juga spot piano dan jendela beserta tempat duduk yang tak kalah kece. Harga tiket masuk ke tempat ini cukup murah meriah, hanya 5 ribu rupiah. Alamat Pintoe Langit Dahromo terletak di Jl.Hutan Pinus Nganjir, Dahromo, Muntuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 05.00 – 22.00 WIB.

Spot Piano di Pintoe Langit Dahromo
Spot Piano di Pintoe Langit Dahromo (Foto : instagram @pintoelangit)

Rute jalan yang bisa Anda tempuh melalui terminal giwangan, lurus terus ke selatan menyusuri jalan imogiri timur. Setelah sampai di pertigaan Pasar Imogiri, belok ke kiri menuju arah Kebun Buah Mangunan. Di pertigaan Kebun Buah Mangunan, Anda lurus terus melewati Hutan Pinus Asri hingga Bukit Lintang Sewu. Nah, lokasi Pintoe Langit Dahromo di sebelah selatan Bukit Lintang Sewu.

15. Taman Lampion Kaliurang / Festival of Light Kaliurang

Festival of Light Kaliurang
Festival of Light Kaliurang (Foto : instagram @sevirasr)

Kawasan utara Jogja, tepatnya Kaliurang juga tak kalah asyik untuk wisata malam. Setiap pertengahan tahun atau pas libur kenaikan kelas anak-anak sekolah, biasanya Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama PT Cikal Bintang Bangsa (pengelola Taman Pelangi Monumen Jogja Kembali) mengadakan festival lampion.

Bertempat di Gardu Pandang Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, kegiatan yang bernama Festival of Light Kaliurang ini menyuguhkan aneka lampion bertema Timur Tengah, Dancing Fountain (air mancur menari), dan kuliner jajanan tradisional hingga modern.

Lampion berbentuk Burung Merak
Lampion berbentuk Burung Merak (Foto : instagram @wiyono_bagos_saputro)

Untuk memasuki Taman Lampion, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar 25 – 30 ribu rupiah. Jam buka mulai pukul 16.40 – 01.00 WIB. Berfoto dengan latar bentuk lampion unik dan lampu-lampu cantik tentu akan menghasilkan gambar instagenic / instagramable.

16. Dinner Romantis di Abhayagiri Restaurant

Abhayagiri Restaurant
Abhayagiri Restaurant (Foto : instagram @abhayagirifood)

Buat Anda para pengantin baru yang lagi bulan madu, bisa menghabiskan malam melalui dinner romantis di Abhayagiri Restaurant. Di sini, Anda dapat bersantap makanan enak sambil menyaksikan penorama indah Candi Prambanan dari kejauhan. Suasananya nyaman dan tenang, jauh dari keramaian kota.

Tempat makan romantis di Jogja ini terletak di Sumberwatu Heritage Resort, Dusun Sumberwatu RT. 002 / RW. 001, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya memang agak terpencil, tapi tak usah kuatir akan tersesat karena sudah ada papan petunjuk jalan.

Untuk mencapai Abhayagiri Restaurant, Anda langsung saja menuju Candi Prambanan dari Kota Jogja melalui Jalan Raya Solo – Yogyakarta. Sebelum pintu masuk Candi Prambanan, Anda akan menemukan Pasar Prambanan (sebelah selatan candi). Anda belok ke arah selatan melalui Jalan Piyungan Prambanan lurus ikuti petunjuk restoran tersebut. Jam buka mulai pukul 11.00 – 22.00 WIB.

17. Menikmati Sajian Khas Gudeg Pawon

Gudeg Pawon
Gudeg Pawon (Foto : instagram @backpackerjakarta12)

Siapa seh yang tak kenal gudeg? Makanan khas Jogja ini sangat populer dikalangan wisatawan domestik, bahkan hingga manca negara. Nah, dari sekian banyak penjual gudeg, ada satu warung legendaris yang cukup unik karena hanya buka saat malam hari. Namanya Gudeg Pawon.

Pawon berasal dari bahasa Jawa, artinya dapur. Dinamakan Gudeg Pawon sebab penyajiannya lansung di dalam pawon / dapur untuk memasak gudegnya. Tak heran jika pengunjung harus antri saat akan mencicipi gudeg ini, mengingat tempatnya sempit hanya berupa dapur. Satu porsinya dibanderol antara 12 – 35 ribu rupiah tergantung lauk yang dipakai.

Rasa gudegnya memang lezat, terbukti hanya dalam waktu beberapa jam saja langsung habis ludes di borong pembeli. Tak heran, jika Gudeg Pawon masuk dalam list Gudeg Jogja paling enak dan terkenal. Alamat warungnya terletak di Jl. Janturan UH/IV No. 36, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 22.00 – 00.00 WIB.

18. Menggoyang Lidah Dengan Kelezatan Sate Klathak

Sate Klathak Pak Pong
Sate Klathak Pak Pong (Foto : instagram @fitrigondo)

Selain gudeg, Anda juga wajib mencoba kuliner Jogja lainnya yang tak kalah enak, yaitu Sate Klathak. Makanan ini bisa Anda jumpai di kawasan Pleret, Bantul. Tepatnya sepanjang jalan dari simpang empat Ringroad, Gondowulung atau Jalan Imogiri Timur hingga Jejeran, Wonokromo, Pleret Bantul. Di sini ada puluhan warung sate kambing yang menyediakan sate Klatak, buka dari pukul 09.00 – 23.30 WIB.

Apa seh sate klathak itu? Hampir sama dengan sate kambing pada umumnya, perbedaan mencolok terletak pada tusuk sate dan bumbu. Sate klatak ditusuk menggunakan jeruji sepeda sehingga daging sebelah dalam bisa matang saat dibakar. Jika sate biasa memakai bumbu kecap, maka sate klatak hanya diberi garam dan sedikit merica. Sate klatak biasanya disajikan dengan kuah gulai dan nasi putih.

Harga satu porsi sate klatak (berisi sekitar 2 tusuk sate), kuah gulai, dan nasi putih dibanderol sekitar 20 ribu rupiah. Beberapa nama warung sate klatak yang terkenal recommended bahkan sempat masuk dalam film AADC 2 (Ada Apa Dengan Cinta 2), antara lain Pak Pong, Pak Untung, Pak Jam, Mak Adi dan Bu Jazim (sepanjang Jl Imogiri Timur). Sate klatak Pak Bari dan Pak Jono membuka warungnya di dalam pasar Jejeran.

19. Bersantai Di Villa Kaliurang Sambil Bakar Jagung atau Barbeque (BBQ)

Barbeque
Ilustrasi Barbeque

Menikmati malam saat liburan di Yogyakarta tak harus di tengah-tengah keramain kota. Bagi Anda yang suka suasana sepi, tenang, dan sejuk, bisa berkunjung ke kawasan Kaliurang di kaki Gunung Merapi. Di sini, Anda bisa menyewa sebuah villa untuk digunakan bersama teman-teman atau pun keluarga.

Kaliurang sering digunakan oleh wisatawan dalam menikmati malam pergantian tahun. Anda bisa mengisi malam dengan bakar jagung atau barbeque sambil ngobrol atau pun bermain gitar bernyanyi bersama. Menikmati makanan hangat di sela-sela dinginnya udara kaliurang tentu sangat mengasyikkan, apalagi ada tawa sahabat di sekitarnya.

20. Menonton Pementasan Papermoon Puppet Theatre

pertunjukan Papermoon Puppet Theatre
Ilustrasi pertunjukan Papermoon Puppet Theatre (Foto : instagram @papermoonpuppet)

Ingin merasakan romantisme Jogja saat malam hari ala Rangga Dan Cinta di Film AADC 2? Cobain deh, nonton pertunjukkan boneka Papermoon Puppet Theatre. Memang seh, tidak setiap hari mengadakan pentas, namun siapa tahu pas Anda ke Yogyakarta, pas pula ada pementasannya.

Meskipun terkesan sederhana, namun pertunjukkan boneka kertas ini mengandung makna yang begitu mendalam. Tak ayal, banyak orang menyukainya, bahkan saat ini anggota komunitas Papermoon Puppet Theatre lagi sibuk keliling dunia lho.

Studio Papermoon Puppet Theatre yang diberi nama Rumah Papermoon terletak di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah ini berisi berbagai properti yang digunakan dalam pertunjukkan. Jika akan berkunjung ke sini, Anda harus menghubungi pengelolanya terlebih dahulu melalui instagram @papermoonpuppet atau websitenya sekaligus untuk melihat jadwal pementasan.

21. Angkringan

Angkringan-Jogja
Angkringan Jogja (Foto : haphap.com)

Menikmati tempat wisata malam di Jogja tentu belum lengkap tanpa lesehan di angkringan ditemani secangkir kopi. Setiap malam, angkringan Lik Man di sisi utara Stasiun Tugu serta angkringan KR di jalan Margo Utomo selalu dipadati anak muda.

Tikar-tikar sederhana yang lusuh menjadi alas duduk mereka ketika ngobrol ngalor-ngidul sembari menyeruput kopi yang masih beruap. Suasana Angkringan Jogja seperti inilah yang menginspirasi banyak musisi untuk menciptakan lagu yang tak lekang oleh zaman, seperti lagu Yogyakarta. Mumpung Anda di Jogja, yuk buruan menjajal aneka wisata malam Jogja yang asyik dan keren.

Leave A Reply

Your email address will not be published.