Home » Wisata Alam » 10 Tempat Wisata Alam Di Jogja Yang Belum Terjamah

10 Tempat Wisata Alam Di Jogja Yang Belum Terjamah

5. Curug Indah Tegalrejo

Curug Indah Tegalrejo adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja yang belum terjamah dengan suasana sejuk dan asri pedesaan (Foto : spadepicnic.wordpress.com)

Curug Indah Tegalrejo ini terletak di Tegalrejo, ujung timur Gunung Kidul, Yogyakarta. Tapi, masyarakat setempat juga menyebutnya Curug Bayat, karena lokasinya yang berbatasan dengan daerah Bayat, Klaten. Untuk akses menuju ke tempat ini, memang jauh lebih cepat jika Anda melewati Klaten lalu belok ke selatan menuju Bayat. Dari Yogyakarta, Anda bisa sampai ke Curug Indah Tegalrejo dalam jangka waktu 1 jam, dengan menggunakan motor atau mobil. Curug ini termasuk tempat wisata alam di Jogja yang belum terjamah.

Curug yang masih relatif minim pengunjung ini terdiri dari beberapa curug yang bertingkat dan dinaungi pepohonan hijau di kanan kirinya. Kalau Anda punya nyali, Anda bisa mencoba terjun dari atas tebing ke curug di bawahnya. Tapi hati-hati, karena curugnya cukup dangkal. Salah-salah Anda malah bisa cidera saat berlibur.

Untuk datang ke curug ini, Anda hanya dipungut biaya parkir yang dikelola oleh warga sekitar. Di Curug Indah Tegalrejo suasana asri khas pedesaan akan terasa sangat kental. Anda tidak akan sering bertemu sesama turis di sini. Justru warga sekitar dan anak-anak sekolah yang sengaja mampir untuk menyegarkan badan dengan air dari sumber mata air murni lah yang lebih sering Anda jumpai. Damai, tenang, dan tradisional. Begitulah gambaran Curug Indah Tegalrejo.

6. Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja yang belum terjamah dan keren tersembunyi diantara tebing terjal (Foto : pasirpantai.com)

Pok Tunggal adalah pantai unik tersembunyi di antara tebing-tebing karang yang terjal. Pantai ini termasuk tempat wisata alam di Jogja yang belum terjamah. Untuk sampai ke Pantai Pok Tunggal, Anda bisa menggunakan kendaraan atau trekking dari sisi timur Pantai Indrayanti. Di sini, terdapat sebuah pohon Duras yang menjadi ikon pantai ini.

Nama Pok Tunggal pun berasal dari keberadaan Pohon Duras yang jadi vegetasi satu-satunya di sini. Pohon Duras tersebut hanya memiliki satu dasar pohon (pok), sehingga membuat penduduk sekitar menamai pantai yang ada di dekatnya dengan Pok Tunggal.

Beberapa tahun lalu, Pantai Pok Tunggal masih sangat sepi. Hampir tidak ada wisatawan yang datang ke sini. Namun kini, Pok Tunggal sudah mulai dikenal. Kalau ingin merasa pantai ini seperti pantai pribadi, jangan berkunjung ke sini saat akhir pekan, melainkan datanglah di hari kerja. Oh iya, jangan juga asal memanjat Pohon Duras yang jadi ikon pantai ini, ya. Pohon ini amat berharga maknanya bagi penduduk sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>