Pusat Info Wisata Terlengkap

10 Museum Di Bali Yang Keren Dan Wajib Dikunjungi

1 847

Museum Di Bali – Inilah daftar museum di Bali yang kerap dikunjungi wisatawan baik domestik dan mancanegara. Aneka museum di Bali menyajikan koleksi-koleksi unik dan menarik. Mau tahu? Bali adalah surganya traveler. Destinasi wisata seperti pantai menjadi sajian utama dari Pulau Dewata ini. Selain itu, ternyata Bali juga memiliki museum-museum keren dan tak kalah menarik. Yuk, simak 10 museum di Bali yang keren, unik, dan wajib dikunjungi berikut.

Daftar Museum Di Bali Yang Keren, Unik, Dan Wajib Dikunjungi

1. Dream Museum Zone (DMZ)

Dream-Museum-Zone-DMZ
Salah satu koleksi Dream Museum Zone (Foto : bali-indonesia.com)

Museum di Bali yang keren dan wajib dikunjungi pertama adalah Dream Museum Zone (DMZ) atau 3D Trick Art Museum. Lokasi dan alamat tempat wisata di Bali yang menarik ini berada Jl. Nakula No. 33X, Legian. Museum lukisan tiga dimensi pertama dan terpopuler di Bali ini menampilkan ilusi-ilusi gambar yang luar biasa.

Anda nampaknya wajib membawa kamera jika berkunjung ke museum di Bali ini sehingga bisa mengabadikan gambar-gambar spektakuler. Bagi Anda yang suka selfie atau pun narsis, museum ini akan menjadi idola sekaligus tempat wisata yang wajib dikunjungi di Bali.

Terdapat hampir 80 gambar 3D dengan berbagai macam trik lukisan seperti menampilkan berbagai gambar binatang, tempat atau pun tokoh ternama, fantasi, jatuh dari pesawat dan berbagai macam jenis hasil karya lainnya yang menakjubkan.

Bagi photographer atau pecinta photo berkunjung ke gallery ini sambil berphoto ria dengan pose menghebohkan dan ilusi hebat adalah hal yang tidak bisa lewatkan begitu saja. Tempatnya menyenangkan, apalagi dibantu oleh staff yang ramah Anda akan betah berlama-lama di museum ini.

Trik lukisan tiga dimensi (Trick Art 3d) di museum ini adalah hasil karya dari maestro negara Korea, pameran ini buka dan bisa anda nikmati setiap harinya dari jam 09.00 pagi dan tutup 10.00 malam, dipajang di gedung berlantai dua, fasilitas parkir tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Harga tiket masuk meseum di Bali yang satu ini sebesar Rp 100.000,- per orang untuk WNI dan Rp 150.000,- per orang untuk WNA.

2. Bali Shell Museum (Museum Kerang)

Koleksi Bali Shell Museum
Koleksi Bali Shell Museum (Foto : bali-indonesia.com)

Ini dia museum di Bali yang keren dan unik, satu-satunya di Indonesia. Jika selama ini Anda melihat kerang-kerang di lautan, maka di Bali Shell Museum atau Museum Kerang, Anda akan melihat beraneka macam kerang dengan bentuk yang unik. Museum yang beralamat di Jl Sunset Boulevard, Kuta ini juga menyimpan fosil kerang berusia ratusan tahun!

Di museum seluas 1.500 m2 ini, Anda bisa melihat ribuan jenis kerang. Museum di Bali ini pun menjadi satu-satunya museum kerang yang terdapat di Indonesia. Museum ini dibagi menjadi tiga lantai. Di lantai pertama terdapat lampu, pajangan dinding, sampai pernak-pernik yang ditata apik dari bahan dasar kerang.

Di lantai dua, ada koleksi kerang dalam berbagai ukuran dan umur. Eits, kerang-kerang ini tak hanya diambil dari perairan Indonesia saja, tapi juga seluruh dunia!

Yang paling terkenal, adalah fosil Orthoceras, kerang panjang berbentuk pipih yang diperkirakan berumur 395 juta tahun. Wow! Di lantai tiga, ada museum biota laut yang berisi fosil aneka jenis bulu babi, hiu, bintang laut, dan lain-lain.

3. Museum Gunung Batur

Museum-Gunung-Batur
Ilustrasi pengunjung mengamati Gunung Batur menggunakan teropong di Museum Gunung Batur (Foto : rochmany.blogspot.com)

Tidak hanya Wisata Jogja yang menyuguhkan museum gunung berapi, Bali juga punya museum gunung berapi. Museum Gunung Batur namanya. Gunung Batur merupakan sisi lain keindahan Bali. Dari wilayah Kintamani, Anda bisa makan siang sambil menikmati pemandangan gunung dan danaunya. Tak hanya itu, Anda juga bisa berkunjung ke Museum Gunung Batur untuk mengenal gunung api itu lebih dekat.

Dengan tinggi mencapai 1.717 mdpl, Gunung Batur merupakan salah satu gunung api yang masih aktif di Indonesia. Nah, Anda bisa belajar banyak segala hal tentang gunung berapi di Museum Gunung Batur di Taman Wisata Alam Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Di dalam museum, terdapat aneka jenis batuan yang berasal dari gunung berapi serta penjelasannya. Terdapat pula beberapa peralatan yang digunakan ilmuwan untuk meneliti gunung berapi. Tak ketinggalan, ada juga foto-foto Gunung Batur dan beberapa gunung berapi yang ada di Indonesia.

Museum di Bali yang satu ini juga menyajikan film dokumenter tentang perkembangan Gunung Batur dan sejarah letusannya. Puas menonton film, Anda bisa melihat langsung Gunung Batur dengan menggunakan teropong di ruang pengamatan. Museum ini buka hari kerja dan harga tiket masuknya Rp 10.000. Museum Gunung Api Batur sering dikunjungi oleh siswa-siswi sekolah dan sudah dikenal oleh kalangan wisatawan mancanegara.

Baca Juga : 25 Tempat Wisata Di Bali Terbaru Yang Paling Bagus

4. Museum Subak

Museum-Subak
Museum Subak (Foto : fabulousubud.com)

Subak adalah sebuah sistem irigasi yang didasari musyawarah di Bali. Dengan adanya Subak, para petani mendapatkan jatah air dengan adil. Oleh sebab itu, Subak ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada bulan Mei 2012 lalu. Nah, Anda bisa mengenal Subak lebih dekat di Museum Subak yang ada di Jl Jend Gatot Subroto, Kabupaten Tabanan.

Museum di Bali yang satu ini terbagi dua, yaitu Museum Induk sebagai sebuah kompleks yang punya dua gedung utama, yakni pusat informasi dan gedung pameran. Selain itu ada pula Museum Terbuka adalah ketika Anda melihat sendiri sawah yang terbentang luas, hasil dari sebuah tradisi turun-temurun yakni Subak.

Di dua bangunan utama itu, Anda bisa mengenal dan belajar segala hal yang berkaitan dengan pertanian di Bali. Di sini terdapat pula miniatur Subak lengkap dengan proses pembuatannya. Mulai dari tahap menemukan sumber mata air, membuat terowongan air, hingga mengukur saluran irigasi.

Anda juga bisa mengenal beragam alat pertanian tradisional. Ada alat pemotong dan penumbuk padi, juga alat pembajak sawah. Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak, perpustakaan pun tersedia untuk memuaskan dahaga akan informasi. Museum Subak termasuk tempat wisata di Bali yang murah karena harga tiket masuknya hanya sekitar Rp.10.000,- untuk dewasa dan Rp.5.000,- untuk anak-anak.

5. Museum Puri Lukisan

Museum Puri Lukisan
Museum Puri Lukisan (Foto : expedia.co.id)

Tidak sedikit seniman handal yang menggambarkan keindahan Bali dalam suatu lukisan. Jika Anda ingin melihat lukisan-lukisan menawan di Bali, datang saja ke Museum Puri Lukisan di Jl Raya Ubud, Ubud. Dijamin akan terkesan!

Museum di Bali yang memiliki 3 bangunan ini mengoleksi karya dari seniman terkenal Bali seperti Ida Bagus Nyana, Ida Bagus Gelgel, I Gusti Nyoman Lempad, Anak Agung Gde Sobrat, dan I Gusti Made Deblog. Tidak hanya seni lukis, Anda juga bisa menikmati seni pahat yang ciamik.

Saat memasuki museum di Bali ini, Anda seolah memasuki ‘dunia Bali’. Ornamen-ornamen khas Bali menghiasi tiap ruangan dan suasana Bali sungguh kental. Lukisan para penari Bali yang cantik hingga pahatan-pahatan dewa, dapat Anda temukan di sana.

Tak hanya itu, alunan musik Bali akan menemani Anda sepanjang perjalanan. Museum Puri Lukisan juga memiliki taman yang hijau nan asri. Karya-karya seniman yang menawan dibalut dengan suasana yang harmonis. Sempurna!

Baca Juga : 25 Tempat Wisata Di Bali Untuk Anak Dan Keluarga

6. Rumah Topeng dan Boneka Setia Darma

Rumah-Topeng-Setia-Darma
Rumah Topeng dan Boneka Setia Darma (Foto : bali-indonesia.com)

Terletak tak jauh dari Ubud, ada Rumah Topeng dan Boneka Setia Darma. Museum di Bali ini memiliki koleksi 1.200 topeng dan 4.700 boneka dari seluruh belahan dunia. Wow! Oya, bagi sobat traveler yang berada di kawasan wisata Malang Jawa Timur, ada juga museum yang mirip dengan Rumah Topeng ini, namanya museum D’Topeng.

Dibangun sejak tahun 2006, Rumah Topeng dan Boneka Setia Darma memiliki luas sekitar satu hektar. Museum ini akan mengenalkan kepada Anda tentang kebudayaan topeng dan boneka lebih dekat. Selain dari Indonesia, ribuan koleksi di dalamnya juga berasal dari Afrika, Jepang, China, Malaysia, Thailand, Myanmar, Kamboja, dan masih banyak lagi.

Museum di Bali yang satu ini terdiri dari empat ruang pameran, lapangan terbuka, sebuah taman tropis Bali dan panggung. Selain memajang koleksi ribuan topeng dan boneka, museum ini juga sering dipakai untuk acara-acara bertemakan kebudayaan. Seru!

7. Museum Bali Denpasar

Museum Bali Denpasar
Museum Bali Denpasar (Foto : latinamericanstudies.org)

Museum Bali Denpasar disebut juga dengan nama museum negeri propinsi Bali Denpasar, artinya museum ini dikelola oleh pemprov provinsi Bali. Museum Bali Denpasar, menyimpan banyak sekali pengetahuan yang menyangkut peradaban manusia dari zaman ke zaman, khususnya pada masyarakat Bali.

Museum Bali di Denpasar, berbeda dengan museum yang ada di Ubud. Di museum ini, Anda dapat melihat koleksi seni dengan nilai sejarah dari kebudayaan Bali. Museum Bali di Denpasar juga sering digunakan sebagai tempat untuk melakukan sesi foto pre wedding.

Koleksi museum di Bali yang satu ini terdiri dari koleksi etnografika seperti peralatan yang digunakan saat zaman pra sejarah, peralatan upacara keagamaan dan adat, perkembangan seni dan budaya masyarakat Bali, dari jaman ke jaman. Tentunya dengan Anda melihat koleksi museum Anda akan dapat membandingkan, bentuk dari peradaban masyarakat Bali jaman prasejarah dan zaman modern.

Tiket masuk ke museum Bali di Denpasar akan dikenakan biaya Rp 5.000 / orang. Untuk dapat melakukan foto pre wedding di museum Bali Denpasar, biaya tiket masuknya berbeda dengan biaya tiket masuk hanya untuk berkujung. Untuk dapat melakukan foto pre wedding di museum Bali di Denpasar akan dikenakan biaya tambahan Rp 150.000.

Lokasi museum Bali terletak di pusat kota Denpasar, alamat tepatnya di jalan Mayor Wisnu Denpasar Bali 80232. Disebelah utara museum Bali Denpasar, terdapat sebuah pura besar yang juga salah satu tempat wisata di kota Denpasar, namanya adalah Pura Jagatnatha. Berikut jadwal berkunjung atau jam buka Museum Bali Denpasar :

  • Hari Minggu-Kamis buka pada jam 08.00-15.00 wita
  • Hari jumat 08.00-12.30 wita
  • Hari sabtu dan tanggal merah, museum Bali Denpasar tutup

Baca Juga : 15 Tempat Wisata Di Bali Selatan Yang Terkenal Dan Menarik

8. Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Blanco
Museum Antonio Blanco (Foto : terraceatkuta.com)

Museum di Bali yang satu ini termasuk salah satu museum yang terkenal di kawasan wisata Ubud Bali. Museum ini milik maestro pelukis yang telah populer di dunia asal Spanyol, Antonio Blanco. Ia juga lah yang mendirikan museum ini. Setelah tiada, museum ini dikelola oleh putra Antonio yang juga seorang pelukis yaitu Mario Blanco.

Meseum ini terletak di areal perbukitan sungai Campuhan Ubud. Tempat wisata di Ubud Bali ini setiap hari tidak pernah sepi pengunjung. Sekitar 100 orang sampai 150 orang wisatawan lokal maupun mancanegara, tertarik melihat hasil karya sang maestro. Menurut wisatawan dari Spayol, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Australia yang datang ke Museum Blanco Ubud, karya lukis Antonio Blanco memiliki nilai seni yang tinggi terhadap kehidupan orang Bali.

Berbagai fasilitas juga disediakan oleh pengelola museum bagi wisatawan yang datang. Seperti restoran, art shop, toilet dan ruang santai. Cukup dengan membayar tiket Rp 30.000 (untuk pengunjung warganegara Indonesia) anda bebas berkeliling di areal museum. Sedangkan untuk wisatawan asing, akan dikenakan biaya tiket masuk museum Blanco Ubud sebesar Rp 50.000 per orang. Jam buka museum adalah setiap hari, termasuk hari libur dan hari minggu, dari jam 09:00 – 17:00.

9. Museum Neka Ubud

Museum Neka Ubud
Museum Neka Ubud (Foto : expedia.com.au)

Museum Neka Ubud Bali, lokasinya berada di Jalan Raya Campuhan, Kedewatan, Ubud, kawasan wisata Gianyar Bali. Museum Neka Ubud Bali, dibuka pada tahun 1982. Nama Museum berasal dari nama seorang guru, yang memiliki kegemaran dalam mengkoleksi lukisan, nama guru tersebut adalah Suteja Neka.

Bangunan museum Neka Ubud Bali, memiliki arsitektur khas Bali dengan standar museum International. Selain bangunan museum Neka sangat terawat, cara menampilkan hasil seni lukis di museum Neka sangat terorganisir. Ini memudahkan pengunjung, untuk mengerti dan menikmati seni lukis. Setiap tahun, lukisan di museum Neka bertambah banyak dan saat ini ada lebih dari 300 lukisan, dari seniman mancanegara ataupun pelukis Indonesia.

Tiket masuk akan dikenakan sebesar Rp 50.000, untuk orang dewasa dan anak-anak di bawah 12 tahun gratis. Untuk jam buka dapat anda lihat di bawah ini. Senin – Sabtu: 09:00 – 17:00, Minggu: 13:00 – 17:00 dan Hari libur national, tutup.

Museum Neka salah satu tempat di Bali untuk dapat melihat lukisan karya Affandi. Terdapat dua lukisan karya Affandi di museum Neka Ubud, yaitu: Lukisan Tari Barong & Rangda, tahun 1973 dengan ukuran lukisan 100 x 185 cm dan Lukisan Perahu Nelayan, tahun 1975 dengan ukuran lukisan 103 x 129 cm.

Selain Affandi, museum Neka Ubud juga memamerkan lukisan dari pelukis Bagong Kussudiardjo, dengan judul lukisan Penari, dibuat pada tahun 1990, dengan ukuran lukisan 143 x 295 cm.

10. Museum Pasifika

Museum-Pasifika
Museum Pasifika (Foto : plus.google.com)

Museum Pasifika di Bali dapat dikatakan museum baru, dibandingkan dengan museum lain yang ada di pulau Bali. Museum di Bali ini menyediakan koleksi seniman dari seluruh seniman di wilayah Asia Pasifik, dan lumayan banyak. Pada tahun 2004, museum ini adalah Asia Pacific Art Centre, belum masuk kategori museum. Pada tahun 2006, barulah di beri nama Museum Pasifika.

Dari art center berubah menjadi museum, dikarenakan jumlah koleksi seni yang terus bertambah dan letaknya yang di pusat tempat wisata Nusa Dua, menjadikan museum ini sering mendapat kunjungan dari wisatawan, terutama wisatawan asing. Alamatnya, Museum Pasifika berada di BTDC Area Blok P, Nusa Dua, Bali.

Walaupun koleksi seni di museum Pasifika Bali sebagian besar adalah permanen, tapi di tempat ini sering diadakan eksibisi seni baik dari Bali atau negara lain. Pengunjung Museum Pasifika di Bali, setiap hari makin bertambah, dari tamu hotel di kawasan Nusa Dua, sekolah, para pelaku industri pariwisata dan tentunya sebagian besar adalah para pecinta seni.

Itulah 10 museum di Bali yang keren, unik, dan wajib Anda datangi. Selain koleksinya yang unik dan menarik, museum-museum ini akan membuat Anda semakin cinta Bali. Oya, bagi Anda yang punya info tentang museum di Bali yang menarik lainnya dapat berbagi melalui kolom komentar, semoga bermanfaat.

1 Comment
  1. Dee purnama says

    Kereen, banyak museum yang menakjubkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.