Home » Wisata Asia » 12 Oleh Oleh Khas Jogja Yang Paling Terkenal

12 Oleh Oleh Khas Jogja Yang Paling Terkenal

7. Thiwul Yu Tum

Thiwul Yu Tum adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : wisatajogja.biz)

Kini, tiwul bukan lagi makanan pokok Gunungkidul, posisinya berganti menjadi kudapan atau jajanan pasar dan oleh oleh khas Jogja khususnya oleh-oleh khas Gunung Kidul. Salah satu penjual thiwul yang legendaris adalah Tumirah. Sudah 28 tahun sejak tahun 1985, Yu Tum, panggilan akrabnya, menjual thiwul.

Berawal dari berjualan keliling kampung, saat ini Yu Tum yang usianya hampir sepuluh windu sudah mempunyai 3 gerai yang ditangani oleh menantunya. Gerai sekaligus dapur utamanya terletak di Jalan Pramuka no.36, sebelah Balai Desa Wonosari. Cabang yang lainnya ber lokasi di Jl. Wonosari-Jogja km 3.5 Siyono, dan Jl. Baron km 4. Meninggalkan stigma panganan jaman Jepang, thiwul semakin dilirik para pelancong yang berkunjung ke Gunungkidul.

Thiwul Yu Tum memang istimewa. Tumbukan gapleknya halus, sehingga bila matang ditanak terasa lembut di mulut, mirip tekstur roti. Selain itu, Yu Tum juga menambahkan gula Jawa sebagai pemanis. Sementara parutan kelapa yang menjadi pendamping setianya, semakin menambah rasa gurih. Paduan yang pas! thiwul bisa dinikmati langsung sebagai kudapan, bisa juga dijadikan nasi yang disantap bersama sambal bawang dan sayur lombok ijo. Lauk gathot dan belalang goreng khas Gunungkidul pun bisa jadi alternatif pilihan. Semuanya tersedia di tempat Yu Tum. Ada juga thiwul rasa keju dan coklat yang harus dipesan terlebih dahulu untuk bisa mencicipnya.

8. Jadah Tempe Mbah Carik

Jadah Tempe Mbah Carik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : makanjogja.com)

Jadah Tempe Mbah Carik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : makanjogja.com)

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal berikutnya adalah Jadah Tempe Mbah Carik. Jadah tempe adalah salah satu makanan khas Yogyakarta. Makanan ini sangat terkenal dan hanya ada di sekitar tempat wisata Kaliurang yang berada di lereng Gunung Merapi. Jadah tempe ini bentuknya sederhana karena hanya berupa olahan ketan yang dilengkapi dengan tempe atau tahu yang diolah dengan cara dibacem. Meskipun tampaknya sederhana, namun Jadah Tempe ini memiliki rasa yang khas dan nikmat serta perjalanan sejarah yang sangat panjang khususnya bagi penjual Jadah Tempe yang terkenal yaitu Mbah Carik di areal wisata Kaliurang.

Sesuai dengan latar belakang sejarahnya, awalnya jadah tempe ini sama sekali bukan makanan yang terkenal. Jadah tempe ini diperkenalkan pertama kali oleh Sastro Dinomo atau yang sering disapa mbah Carik sekitar tahun 1950-an di desa Kaliurang. Makanan tersebut menjadi terkenal ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX mencoba mencicipi jadah tempe dan tanpa disangka-sangka Beliau sangat menyukainya. Lebih dari itu Beliau bahkan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang. Sejak saat itulah makanan Jadah Tempe menjadi terkenal dan menjadi makanan khas Jogja khususnya di Kaliurang sampai saat ini.

Nama Jadah Tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua nama makanan yaitu jadah yang merupakan olahan dari ketan dan tempe ataupun tahu yang biasanya diolah dengan cara dibacem. Untuk dapat menikmati makanan ini pembeli hanya cukup mengeluarkan biaya yang murah. Harga untuk menikmati jadah tempe tersebut biasanya berkisar antara Rp.10.000,00 – Rp.20.000,00.
Dengan harga yang murah tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati jadah dan tempe yang menjadi ciri khas Kaluirang. Di lokasi Kaliurang sendiri, penjual Jadah tempe juga terdapat dibanyak tempat. Namun hanya satu yang terkenal yaitu Jadah Tempe Mbah carik. Makanan ini direkomendasikan kepada Anda para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta khususnya yang berada di sekitar Kaliurang. Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh oleh khas jogja murah dan enak untuk keluarga di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>