Home Wisata Asia 35 Oleh Oleh Khas Jogja Kekinian Yang Terkenal Murah Dan Tahan Lama

35 Oleh Oleh Khas Jogja Kekinian Yang Terkenal Murah Dan Tahan Lama

11942
0

Oleh Oleh Khas Jogja – Ini dia daftar rekomendasi oleh-oleh unik khas Jogja kekinian yang terkenal murah dan tahan lama. Ada aneka macam makanan dan kerajinan khas yang dapat dijadikan buah tangan saat pulang dari Yogyakarta.

Sudah bukan rahasia umum jika Yogyakarta memiliki sejuta keindahan akan budaya, seni, dan alam. Tak ayal, kota ini pun selalu menjadi incaran wisatawan untuk berakhir pekan. Nah, setelah Anda puas menikmati aneka wisata Jogja yang indah tentu saja ada hal lain yang tak boleh dilewatkan begitu saja, yaitu berburu oleh-oleh untuk keluarga, saudara, dan teman di rumah.

Untuk membantu Anda dalam memilih aneka oleh-oleh khas Yogyakarta, maka anekawisata.com telah menyusun daftar lengkap makanan dan souvenir bagus yang dapat dijadikan buah tangan. List ini saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi ketika rekreasi ke kota Gudeg.

Daftar Oleh-Oleh Khas Jogja Yang Terkenal Murah Dan Tahan Lama

1. Bakpia

Bakpia adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : fjb.m.kaskus.co.id)
Bakpia adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : fjb.m.kaskus.co.id)

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal pertama adalah bakpia. Semua orang pasti mengenal yang namanya bakpia, yaitu makanan khas Jogja yang bentuknya bulat kecil di dalamnya berisi kacang hijau, dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa gurih dipadu dengan rasa isinya, jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

Bedanya, Bakpia Pathok bentuknya lebih kecil dan lebih lembut jika dikunyah. Saat ini isi bakpia tidak hanya berisi kacang hijau. Tapi ada isi cokelat, kumbu hitam bahkan keju. Harga nya pun cukup murah dan terjangkau.

Di Yogyakarta, bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Bakpia pathuk 75 dan 25 nampaknya yang paling terkenal dan recomended. Tempat membeli bakpia Jogja enak lainnya yang cukup tekenal adalah Bakpia Kurnia Sari yang ada di jalan dekat Terminal Lama, Umbulharjo, Yogyakarta. Selain itu, ada juga “Bakpia Pojok Bu Prapti” yang beralamat di Jl. Monumen Jogja Kembali (Jl. Monjali) No. 54 Karangjati, Yogyakarta.

Saat ini, telah hadir bakpia kekinian bernama Bakpia Kukus Tugu Jogja. Teksturnya mirip brownies kukus dengan isian selai aneka rasa mulai kacang hijau, keju, dan cokelat. Sedikit tips membeli bakpia, minta pada penjual untuk mencicipi dan memastikan baru tidaknya makanan ini. Jika dikunyah dan ditekan masih lunak dan mudah hancur saat di kunyah, artinya masih layak konsumsi dan tahan lama untuk dibawa pulang.

Sebaliknya jika agak keras, sebaiknya tidak usah dibeli karena kemungkinan buatan lama dan kurang layak untuk dikonsumsi karena sudah kadaluarsa. Makanan ini sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari dari pembuatan. Lebih dari itu sebaiknya jangan dimakan karena rasanya sudah tidak nikmat lagi.

Dan satu lagi, sebaiknya Anda membeli langsung bakpia ke pabriknya sehingga bisa merasakan bakpia yang masih hangat, enak, dan tahan lebih lama.

2. Yangko

Yangko adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : jogjasiana.net)
Yangko adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : jogjasiana.net)

Yangko adalah sejenis makanan yang terbuat dari bahan tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil, ditambah dengan baluran tepung terigu. Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan. Di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya. Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyal ketika kita mengunyah mengundang sensasi kenikmatan bersantap.

Makanan ini salah satu makanan khas Kotagede, Yogyakarta. Yangko juga termasuk oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selain bakpia. Pada awalnya yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti stroberi, nangka, coklat, durian dan melon.

Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer).

Setelah itu adonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah baskom. Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng didinginkan dan dibuat melebar tipis. Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.

Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta. Seperti kawasan Pathuk Jl Gadjahmada, Jl Mataram ataupun pusat oleh-oleh yang tersebar di Yogyakarta.

3. Geplak

Geplak adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : swaragamafm.com)
Geplak adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : swaragamafm.com)

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selanjutnya adalah Geplak. Geplak adalah makanan khas Yogyakarta yang memakai bahan dasar kelapa, gula dan pewarna makanan serta aroma sesuai selera. Biasanya disajikan dengan warna menyolok kuning, pink, coklat atau tergantung rasanya. Makanan yang manis rasanya ini, sekarang variannya tidak hanya semacam saja. Rasa coklat, nangka, durian, atau vanila bisa anda pilih sesuai selera.

Proses pembuatan geplak tidak terlalu sulit, setelah bahan disiapkan langkah selanjutnya adalah sebagai berikut: Kelapa muda diambil dagingnya, lalu dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut, lalu santannya ditempatkan di kuali dan dicampur dengan gula, lalu diaduk. Setelah itu dinaikkan ke tungku.

Setelah kurang lebih 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma, lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Untuk mendapatkan makanan ini, hampir semua pusat oleh-oleh di Yogyakarta menyajikan. Atau Anda bisa juga membelinya di Toko Oleh-Oleh Geplak Mbok Tumpuk Bantul yang legendaris dan terkenal seantero Jogja.

4. Gudeg

Gudeg adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : wego.co.id)
Gudeg adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : wego.co.id)

Gudeg adalah makanan khas Jogja yang paling terkenal seantero nusantara, sehingga kota Yogyakarta mendapat sebutan Kota Gudeg. Belum ke Jogja namanya jika liburan ke sini tapi tidak mencicipi gudeg. Menyukai gudeg tapi khawatir basi saat ingin membawa pulang makanan ini? Tenang. Anda bisa membawa gudeg kering sebagai oleh oleh khas Jogja untuk keluarga di rumah.

Gudeg Jogja sebenarnya ada dua jenis, gudeg basah dan gudeg kering. Untuk dibawa pulang ke kota asal, tentunya gudeg kering lebih cocok. Gudeg kering tak banyak berbeda dari gudeg basah, hanya saja proses memasaknya membutuhkan waktu yang lebih lama dan rasanya yang cenderung lebih manis dari gudeg basah. Gudeg kering bisa bertahan sampai 3 hari, untuk penyimpanan lebih baik diletakkan di lemari es.

Salah satu tempat yang menjual gudeg jenis ini adalah Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Wijilan dan Jalan Kaliurang 5, Yogyakarta. Di sini, Anda bisa menyantap gudeg di tempat atau memesan paket untuk di bawa pulang. Gudeg yang dibawa pulang biasanya dikemas dalam besek atau kendil, sesuai keinginan Anda.

5. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : yogyes.com)
Cokelat Monggo adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : yogyes.com)

Ingin oleh oleh khas Jogja ala Eropa? Datang saja ke Cokelat Monggo. Tak perlu jauh-jauh ke Belgia untuk dapat merasakan sensasi nikmat coklat. Di Yogyakarta, Anda bisa menikmati cokelat khas Yogyakarta dengan cita rasa Belgia, namanya Cokelat Monggo.

Cokelat Monggo diolah dari biji coklat pilihan yang didapat dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Pemilik Cokelat Monggo ini merupakan pria berkebangsaan Belgia, sehingga ia tahu benar bagaimana cara meracik coklat yang tepat dan menghasilkan rasa yang nikmat khas cokelat di negerinya.

Meskipun pemiliknya orang asing, Cokelat Monggo tetap membawa unsur budaya Jawa. Hal ini bisa terlihat dari namanya, ‘monggo’, yang dalam bahasa Jawa berarti ‘silakan’. Hal lainnya terlihat dari kemasan cokelat yang menampilkan gambar wayang. Selain itu, Coklat Monggo juga sangat ramah lingkungan. Kemasannya terbuat dari kertas daur ulang bersertifikat yang aman untuk kemasan makanan.

Anda bisa datang ke Jalan Dalem KG III/978, Kotagede, Yogyakarta. Di sini, selain membeli cokelat Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan cokelat dari dapurnya yang hanya disekat dinding kaca.

6. Salak Pondoh

Salak Pondoh adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : industri.kontan.co.id)
Salak Pondoh adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : industri.kontan.co.id)

Keberadaan Gunung Merapi tampaknya memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Tanah di beberapa daerah seperti Magelang, Muntilan dan Sleman sangat subur dan cocok untuk budidaya buah salak pondoh. Salak pondoh memiliki ciri khas daging yang kering berwarna putih dan rasanya manis segar.

Sekali mencicipinya, tak akan cukup satu buah salak pondoh. Buah ini termasuk salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib Anda bawa saat pulang dari Jogja.

Menariknya, terdapat satu tempat agrowisata salak pondoh yang terletak di Kampung Gandung, Bangunkerto, Sleman. Kawasan seluas 27 hektar ini memiliki perkebunan salak dilengkapi dengan taman bermain anak, kolam renang dan juga kolam pancing. Selain dapat membeli salak di kawasan agrowisata, Anda juga bisa dengan mudah menemukan salak pondoh ini di kios-kios buah di sepanjang jalan kota.

7. Thiwul Yu Tum

Thiwul Yu Tum adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : wisatajogja.biz)
Thiwul Yu Tum adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : wisatajogja.biz)

Kini, tiwul bukan lagi makanan pokok Gunungkidul, posisinya berganti menjadi kudapan atau jajanan pasar dan menjadi oleh-oleh khas Gunung Kidul. Salah satu penjual thiwul yang legendaris adalah Tumirah. Sudah 28 tahun sejak tahun 1985, Yu Tum, panggilan akrabnya, menjual thiwul.

Berawal dari berjualan keliling kampung, saat ini Yu Tum yang usianya hampir sepuluh windu sudah mempunyai 3 gerai yang ditangani oleh menantunya. Gerai sekaligus dapur utamanya terletak di Jalan Pramuka no.36, sebelah Balai Desa Wonosari. Cabang yang lainnya ber lokasi di Jl. Wonosari-Jogja km 3.5 Siyono, dan Jl. Baron km 4. Meninggalkan stigma panganan jaman Jepang, thiwul semakin dilirik para pelancong yang berkunjung ke Gunungkidul.

Thiwul Yu Tum memang istimewa. Tumbukan gapleknya halus, sehingga bila matang ditanak terasa lembut di mulut, mirip tekstur roti. Selain itu, Yu Tum juga menambahkan gula Jawa sebagai pemanis. Sementara parutan kelapa yang menjadi pendamping setianya, semakin menambah rasa gurih.

Paduan yang pas! thiwul bisa dinikmati langsung sebagai kudapan, bisa juga dijadikan nasi yang disantap bersama sambal bawang dan sayur lombok ijo. Lauk gathot dan belalang goreng khas Gunungkidul pun bisa jadi alternatif pilihan. Semuanya tersedia di tempat Yu Tum. Ada juga thiwul rasa keju dan coklat yang harus dipesan terlebih dahulu untuk bisa mencicipnya.

8. Jadah Tempe Mbah Carik

Jadah Tempe Mbah Carik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : makanjogja.com)
Jadah Tempe Mbah Carik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : makanjogja.com)

Oleh oleh khas Jogja yang enak dan murah meriah berikutnya adalah Jadah Tempe Mbah Carik. Jadah tempe adalah salah satu makanan khas Kabupaten Sleman Yogyakarta. Makanan ini sangat terkenal dan hanya ada di sekitar tempat wisata Kaliurang yang berada di lereng Gunung Merapi. Jadah tempe ini bentuknya sederhana karena hanya berupa olahan ketan yang dilengkapi dengan tempe atau tahu yang diolah dengan cara dibacem.

Meskipun tampaknya sederhana, namun Jadah Tempe ini memiliki rasa yang khas dan nikmat serta perjalanan sejarah yang sangat panjang khususnya bagi penjual Jadah Tempe yang terkenal yaitu Mbah Carik di areal wisata Kaliurang.

Sesuai dengan latar belakang sejarahnya, awalnya jadah tempe ini sama sekali bukan makanan yang terkenal. Jadah tempe ini diperkenalkan pertama kali oleh Sastro Dinomo atau yang sering disapa mbah Carik sekitar tahun 1950-an di desa Kaliurang.

Makanan tersebut menjadi terkenal ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX mencoba mencicipi jadah tempe dan tanpa disangka-sangka Beliau sangat menyukainya. Lebih dari itu Beliau bahkan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang. Sejak saat itulah makanan Jadah Tempe menjadi terkenal dan menjadi makanan khas Jogja khususnya di Kaliurang sampai saat ini.

Nama Jadah Tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua nama makanan yaitu jadah yang merupakan olahan dari ketan dan tempe ataupun tahu yang biasanya diolah dengan cara dibacem. Untuk dapat menikmati makanan ini pembeli hanya cukup mengeluarkan biaya yang murah. Harga untuk menikmati jadah tempe tersebut biasanya berkisar antara Rp.10.000,00 – Rp.20.000,00.

Dengan harga yang murah tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati jadah dan tempe yang menjadi ciri khas Kaluirang. Di lokasi Kaliurang sendiri, penjual Jadah tempe juga terdapat dibanyak tempat. Namun hanya satu yang terkenal yaitu Jadah Tempe Mbah carik.

Makanan ini direkomendasikan kepada Anda para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta khususnya yang berada di sekitar Kaliurang. Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh oleh khas jogja murah dan enak untuk keluarga di rumah.

9. Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tasuba Tahu Susu Bakso
Tasuba / Tahu Susu Bakso (Foto : tasuba.com)

Tahu bakso biasanya terkenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Semarang yang banyak digemari wisatawan. Namun, siapa sangka Jogja juga punya tahu bakso yang tak kalah enak, namanya Tasuba (Tahu Susu Bakso) Aneka Rasa.

Tasuba mempunyai tektur tahu yang lebih padat bila dibandingkan dengan tahu bakso pada umumnya. Rasa dan bumbunya benar-benar enak terasa dilidah. Proses produksinya pun bersih dan higienis karena dari tahu hingga bakso isiannya diproduksi sendiri.

Oya, Tasuba ini juga tanpa bahan pengawet lho, jadi lebih sehat dan aman dikonsumsi oleh Anda. Meskipun tanpa pengawet, makanan yang satu ini bisa tahan lama sampai 6 bulan. Dengan cita rasa yang lezat dan awet, Tasuba pun kini menjadi oleh-oleh khas Jogja terbaru yang hits dan paling dicari oleh wisatawan. Untuk harganya cukup murah hanya sekitar 32 ribu per kotaknya dengan isi 5 – 10 buah.

Bagi Anda yang penasaran dengan Tasuba, langsung saja kunjungi gerainya yang beralamat di Jl. Laksda Adisucipto km 7,6 Yogyakarta. Anda juga bisa mengunjungi pusat produksinya langsung di Perum BPI (Bukit Prmata Indah) A-12 Jl. Candi Gebang, Sleman Yogyakarta.

10. Belalang Goreng (Walang Goreng)

Belalang Goreng
Ilustrasi Belalang Goreng / Walang Goreng (Foto : forum.detik.com)

Satu lagi oleh-oleh khas dari Gunung Kidul Yogyakarta yang wajib dibeli, yaitu Belalang Goreng atau Walang Goreng. Makanan ekstrem dan unik ini bisa Anda temukan dengan mudah saat liburan ke kabupaten ini. Ada banyak kios-kios dadakan yang menjual belalang goreng di sepanjang jalan di Gunungkidul.

Harga belalang goreng cukup beragam tergantung jenis kemasan. Satu toples belalang goreng biasanya dibanderol dengan harga Rp 12.000. Sedangkan untuk ukuran yang lebih kecil, harganya Rp 6.000/bungkus. Harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya!

Salah satu merek belalang goreng yang paling terkenal adalah Belalang Goreng Pak Gareng yang biasanya dijual di toko oleh-oleh sekitar Gunung Kidul atau pun kota Jogja. Rasanya yang gurih, renyah, dan enak membuat Belalang Goreng Pak Gareng banyak dicari wisatawan. Harga Belalang Goreng Pak Gareng lebih mahal, sekitar 33 – 35 ribu per plastik / toples.

11. Keripik Belut

oleh-oleh-khas-jogja
Ilustrasi oleh-oleh khas Jogja keripik belut (Foto : bisnisukm.com)

Anda sedang mencari makanan khas jogja yang enak dan tahan lama? Cobain deh keripik belut yang merupakan oleh-oleh khas daerah Godean Kabupaten Sleman, DIY. Rasanya yang renyah, gurih, dan lezat membuat keripik belut cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai bersama keluarga atau pun sahabat.

Proses pembuatan keripik atau yang dikenal dengan peyek belut ini boleh dibilang sederhana. Belut terlebih dahulu dibuang tulangnya dan dibersihkan, lalu belut tersebut dilumuri dengan bumbu-bumbu seperti kemiri, ketumbar, bawang putih dan garam.

Setelah itu, belut dibalut dengan campuran tepung beras, kanji dan santan untuk memberikan rasa gurih. Nah, belut pun tinggal digoreng hingga kuning keemasan. Keripik belut yang berkualitas bagus biasanya tidak keras melainkan krenyes renyah saat digigit.

Nah, Bagi Anda yang ingin mendapatkan keripik belut ini, bisa mendatangi pusatnya di Pasar Godean atau toko oleh-oleh Jogja lainnya. Harga keripik belut khas Godean dibenderol sekitar 50 – 60 ribu rupiah per kg. Ada juga yang sudah dikemas dalam plastik-plastik dengan berbagai merek.

12. Seafood

kuliner-pantai-depok
Ilustrasi Kuliner Seafood Pantai Depok (Foto : tengakarta.wordpress.com)

Kawasan Jogja selatan seperti Bantul dan Gunung Kidul yang berbatasan langsung dengan laut terkenal akan seafood segarnya. Bagi sobat traveler yang suka banget dengan makanan laut, bisa berkunjung ke Pantai Depok Bantul untuk menikmati seafood segar hasil tangkapan nelayan.

Anda juga bisa membawa pulang hasil tangkapan laut seperti ikan, cumi, dan udang untuk dimasak di rumah. Namun, bagi Anda yang rumahnya cukup jauh dari Jogja mending di masak kering dulu baru dibungkus untuk oleh-oleh.

Bila ingin camilan hasil laut, Anda bisa mengunjungi pantai Baron dan Kukup. Disini banyak penjual yang menjajakan udang goreng, cumi goreng, keripik rumput laut, rempeyek jingking, rempeyek udang rebon, dan lain sebagainya.

13. Peyek Mbok Tumpuk

Peyek-Mbok-Tumpuk
Ilustrasi Peyek Mbok Tumpuk (Foto : Tribun Jogja/Hamim via tribunnews.com)

Bosen dengan bakpia? Cobain deh oleh-oleh khas Jogja selain bakpia yang satu ini, namanya Peyek Mbok Tumpuk. Makanan atau camilan ini merupakan oleh-oleh khas Bantul yang enak dan relatif murah meriah.

Peyek Mbok Tumpuk mempunyai ciri khas dari bentuknya yang bertumpuk tidak beraturan, berbeda dengan peyek pada umumnya yang berbentuk bulat pipih. Jumlah kacangnya pun lebih banyak karena mbok Tumpuk menggunakan perbandingan tepung beras dan kacang tanah sebesar 1 banding 2.

Bagaimana dengan rasanya? Tentu saja gurih dan renyah banget, kriuk kiruk lezat. Bagi Anda yang ingin mencoba, datang saja ke toko oleh-oleh Geplak Dan Peyek Mbok Tumpuk di Jl. KHA. Wahid Hasyim No.104 Bantul. Harga 1 kg peyek sekitar 44 ribu rupiah, sedangkan untuk geplak 34 ribu rupiah.

14. Batik Jogja

Batik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : jaketbatikjogja.blogspot.com)
Batik adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : jaketbatikjogja.blogspot.com)

Setelah berburu oleh oleh khas Jogja yang berupa makanan, saatnya Anda mencari buah tangan yang berupa barang khas Jogja. Batik tak bisa dilepaskan begitu saja dari Yogyakarta. Batik juga selalu masuk dalam daftar oleh-oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib dibeli oleh wisatawan yang datang ke kota ini.

Batik tak hanya berupa kain dan pakaian. Kreativitas warga Yogyakarta menjadikan batik dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk souvenir khas Jogja yang murah dan cantik seperti tas, syal dan sandal.

Tempat yang bisa Anda kunjungi untuk berburu batik tentu saja kawasan Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Selain dua tempat populer ini, Anda bisa mengunjungi Desa Karebet yang merupakan desa wisata penghasil kerajinan batik.

Di Desa Karebet, Anda bisa melihat batik tak hanya pada pakaian dan tas. Di sini, batik tampak lebih menarik karena diaplikasikan di kayu dalam bentuk topeng, gelang dan lain-lain.

15. Kerajinan Perak

Kerajinan Perak adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : id.indonesia.travel)
Kerajinan Perak adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : id.indonesia.travel)

Oleh oleh khas Jogja selain makanan berikutnya adalah aneka kerajinan perak. Kerajinan perak saat ini menjadi cinderamata khas Jogja yang digemari wisatawan. Untuk mendapatkan kerajinan perak ini, silakan datang ke Kotagede, berjarak 5 km dari pusat kota Yogyakarta, yang dikenal sebagai sentra penghasil kerajinan perak sejak zaman Kerajaan Mataram.

Di Kotagede, Anda bisa mengunjungi show room kerajinan perak atau datang ke rumah-rumah pengrajin secara langsung. Bentuk kerajinan perak di sini sangatlah beragam mulai dari perhiasan sampai hiasan dinding/meja. Kualitasnya pun tak perlu diragukan lagi. Kerajinan perak di sini telah banyak dikirim ke luar negeri sejak zaman Belanda.

16. Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : yogyakarta.panduanwisata.id)
Gerabah Kasongan adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : yogyakarta.panduanwisata.id)

Satu lagi kerajinan khas Jogja yang paling terkenal selain perak, yaitu Gerabah Kasongan. Gerabah Kasongan adalah oleh oleh khas Jogja lain yang tak boleh Anda lewatkan. Jika sebelumnya Anda telah berburu kerajinan perak di Kotagede, sekarang saatnya berburu kerajinan dari tanah liat di Desa Kasongan. Alamat lengkapnya di Pedukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gerabah khas Desa Kasongan ini telah dipercaya memiliki kualitas yang bagus. Gerabah dapat Anda temui dalam beragam bentuk mulai dari guci, vas bunga, lampu hias sampai asbak. Di sini, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan gerabah mulai dari pembentukan tanah liat sampai pembakaran dan pewarnaan.

17. Kaos Dagadu Djokdja

Kaos Dagadu Djokdja adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : id.wikipedia.org)
Kaos Dagadu Djokdja adalah salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal (Foto : id.wikipedia.org)

Anda sedang mencari oleh-oleh khas jogja yang unik? Kalau iya, mesti nyobain deh beli Kaos Dagadu. Kaos ini identik dengan plesetan lucu khas Yogyakarta yang dijamin akan membuat Anda tertawa, pas banget buat pacar atau pasangan Anda yang punya selera humor dan seni.

Dagadu sendiri berasal dari bahasa Walikan atau bahasa gaul Yogyakarta, yang berarti ‘matamu’. Hal ini semakin jelas terlihat di logo kaos yang berbentuk sebuah mata.

Untuk tempat pembelian, Anda bisa menemukan kaos ini di Mal Malioboro, Ambarukmo Plaza dan di Yogyatourium Dagadu Djokdja Jl. Gedongkuning 128, Yogyakarta. Saat ini terdapat banyak sekali kaos abal-abal yang mencatut nama Dagadu. Agar tak tertipu, sebaiknya Anda membeli di tiga tempat tersebut.

18. Blangkon Dan Surjan

Blangkon Dan Surjan
Ilustrasi Blangkon Dan Surjan (Foto : blangkonjogjakarta.blogspot.co.id)

Tak lengkap rasanya liburan ke Jogja tanpa membeli pakaian khas Jogja / Jawa yaitu surjan dan blangkon. Pakaian tradisional Jawa jaman dulu ini bisa Anda peroleh di Pasar Beringharjo, toko dan pedagang kaki lima sepanjang jalan Malioboro.

19. Kerajinan Khas Pantai

kerajinan-souvenir-khas-pantai-jogja
Ilustrasi Kerajinan atau Souvenir khas pantai Gunung Kidul Jogja (Foto : kedaisusu01.blogspot.co.id)

Kerajinan atau Souvenir khas pantai ini dapat Anda temui di Pantai Baron dan Kukup Gunung Kidul Yogyakarta. Bahan dasar yang digunakan untuk membuatnya berupa cangkang kerang atau bekas binatang laut yang terdampar. Benda-benda tersebut kemudian diolah menjadi hiasan dinding, kap lampu, tirai, bingkai foto, dan berbagai bentuk unik lainnya.

20. Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja

Pernak-Pernik-Aksesoris-Khas-Jogja
Ilustrasi Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja (Foto : jogja-art.com)

Siapa seh yang tak suka pernak-pernik atau aksesoris? Hampir setiap orang sepertinya suka memakainya, apalagi kaum hawa! Nah, apabila Anda sedang berburu oleh-oleh khas Jogja yang ada di Malioboro, jangan lewatkan untuk membeli pernak-pernik bagus serta unik khas Jogja disini.

Di sepanjang jalan Malioboro, Anda bisa menemukan pedagang kaki lima atau toko yang menjajakan berbagai aksesoris khas Jogja yang cantik dari mulai gelang, topi, gantungan kunci, cincin, dompet, hingga tas. Harganya murah meriah lagi, tapi Anda harus menawarnya. Untuk itu, baca dulu tips tentang cara menawar barang di Malioboro agar bisa mendapatkan harga yang relatif terjangkau.

21. Kue Mochi

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Official Mochi Sakura (@mochi_sakurajogja) pada

Selama ini, kue mochi cukup populer sebagai oleh oleh khas Sukabumi atau pun makanan khas Jepang. Namun, tahukah Anda? Yogyakarta ternyata punya olahan mochi yang tak kalah enak lho. Ada 2 macam kue mochi khas Jogja yang rekommended untuk oleh-oleh, yaitu mochi potong dengan isian kacang dan mochi sakura.

Mochi potong ini memiliki tekstur lembut dan kenyal, cita rasanya manis. Sedangkan mochi kekinian bermerek sakura yang lagi hits memiliki teksturnya lebih lembut dengan varian rasa / isian ice cream, keju, cokelat, kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, strawberry, blueberry, vanila, tiramisu, coco crunch, green tea, durian, dan sebagainya.

Harga moci potong dibanderol sekitar 37 ribu rupiah per kotaknya, sedangkan mochi sakura sebesar 20 – 55 ribu rupiah tergantung ukuran dan varian rasa. Mochi potong bisa Anda dapatkan di outlet Bakpia Kurnia Sari, Jl. Glagahsari No.91C, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Sementara itu, mochi sakura bisa dibeli di beberapa outlet berikut :

  • Malioboro Mall Lt UG
  • Ambarukmo Plaza Lt LG
  • Hartono Mall Lt LG
  • Pondok Intan Permai 1, Jl. Jambon No.B3, Kricak, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Jam buka pukul 08.00 – 16.30 WIB.

22. Mamahke Jogja

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh MAMAHKE JOGJA (@mamahkejogja) pada

Mamahke Jogja merupakan toko oleh-oleh khas Jogja kekinian milik artis Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo. Menu utamanya berupa cake dengan puff pastry di bagian tengahnya. Ada cukup banyak varian cake khas Mamahke, yaitu Double Chocolate, Choco Banana, Tiramisu, Red Velvet, Oreo Cheese, Cheese, dan Green Tea.

Satu porsi cake tersebut dibanderol 60 – 65 ribu rupiah tergantung varian rasa. Selain cake, Mamahke juga menjual bakpia dan produk UMKM Jogja baik camilan, minuman, maupun snack. Jika ingin membelinya, Anda bisa langsung datang ke outlet Mamahke Jogja di Jalan Tamanan, Patehan, Kraton, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 07.00 – 22.00 WIB.

23. Jogja Scrummy

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jogja Scrummy (@jogjascrummy) pada

Satu lagi oleh-oleh khas Jogja kekinian yang mengusung “kue artis”, yaitu Jogja Scrummy milik Dude Harlino. Produk utamanya berupa kue berlapis, perpaduan unik antara puff pastry dan brownies kukus dibawahnya dengan filling (isian) berbagai rasa. Kue Jogja Scrummy terbuat dari tepung kentang sehingga sehata bagi pencernaan karena bebas Glutten.

Beberapa varian rasa / isian dari Jogja Scrummy antara lain Srikaya, Mangga, Cokelat, Cheese (keju), Banana Banono Oreo, Banana Banono Strawbery, Banana Banono Greentea, Banana Banono Karamel Asin, Banana Banono Cokelat Kacang, dan Banana Banono Cokelat Keju. Range harga 58 – 60 ribu rupiah per buah.

Ada beberapa outlet Jogja Jogja Scrummy, satu diantaranya berada di Ruko Cakra Kembang Jl. Kaliurang KM. 5,5 No. 44, Manggung, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 07.00 – 22.00 WIB.

24. Naturalan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh NATURAL HOMEDECOR (@naturalan.id) pada

Bingung mencari souvenir khas Jogja yang unik dan cantik? Datang saja ke galeri / toko Naturalan Home Decor (Naturalan.id), di sana ada berbagai produk kerajinan dari bahan-bahan alami ramah lingkungan. Anda bisa menemukan kursi, keranjang, bantal kursi, dan hiasan dinding yang bisa membuat ruangan rumah menjadi semakin indah dipandang.

Soal kualitas, tak perlu diragukan lagi. Produk dari Naturalan.id ini sudah merambah dunia ekspor lho. Apalagi desainnya selalu update, kekinian dan instagenic banget deh! Lokasi / alamat Naturalan Home Decor terletak di Desa Wisata Kasongan, Jl. Kasongan No.3, Karangpule, Tirtonirmolo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB. Range harga sekitar 300 ribuan ke atas ya!

25. Kaloka Pottery

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh KALOKA Pottery (@kalokapottery) pada

Kaloka Pottery menyuguhkan oleh-oleh khas Jogja berupa keramik cantik handmade seperti cangkir, piring, mangkok, pasta piring, dinner plate, dan tableware lainnya. Desainnya unik dengan kualitas terjamin, tak heran jika cukup banyak pesanan yang datang ke Kaloka Pottery, baik domestik maupun mancanegara.

Harga produk keramiknya dibanderol 75 – 750-an ribu rupiah. Lokasi Kaloka Pottery berada di Bausasran Danurejan DN3 NO.695, Bausasran, Kec. Danurejan, Kota Yogyakarta. Jam buka pukul 10.00 – 17.00 WIB.

26. Toko Barang Bareng

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Toko Barang Bareng (@barangbarengstore) pada

Sesuai namanya, Toko Barang Bareng menyajikan aneka produk handmade unik dan cantik dari para pengrajin di wilayah Yogyakarta mulai dari baju, kain lurik, tas, sandal, sabun, hingga pernak pernik. Contoh produk keren di Toko Barang Bareng adalah tas berbentuk mirip kaleng kerupuk dan anting dari papan skateboard.

Lokasi / alamat Toko Barang Bareng terletak di Jl. Suryodiningratan No.53, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Jam buka pukul 11.00 – 21.00 WIB (Senin tutup).

27. Henju by Gracy

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh henju by gracy (@henju.by.gracy) pada

Selain kerajinan perak Kotagede, Yogyakarta juga punya produk perhiasan Henju by Gracy yang kece banget. Desainnya kalung, gelang, dan antingnya minimalis, cantik, dan elegan, sangat cocok dijadikan oleh-oleh bagi kaum hawa (baca : wanita). Asyiknya lagi, Anda dapat memesan aksesoris dengan nama memakai huruf Jawa. Range harga sekitar 140 ribu-an ke atas ya.

Produk dari Henju by Gracy memakai bahan baku emas, perak, dan batuan mulia. Kualitasnya tentu sudah terjamin, bahkan sudah memasuki pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Prancis, Swiss, Belanda, Jerman, Israel, Afrika Selatan, Jepang, dan Thailand. Lokasi toko Henju by Gracy terletak di Jl. DI Panjaitan No.43, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Jam buka pukul 10.00 – 21.00 WIB.

28. Dowa Bag

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dowa Bag Official (@dowaofficial) pada

Satu lagi produk kerajinan khas Jogja yang mungkin disukai kaum ladies, yaitu tas rajut dari Dowa Bag And Factory. Dengan desain cantik dan kualitas terjamin, tas Dowa sangat cocok dijadikan oleh-oleh buat mama, adik perempuan, bibi, bu lek, pasangan halal (baca : istri), dan sahabat karib.

Produk tas Dowa dibuat oleh tangan-tangan terampil sehingga menghasilkan rajutan nan indah. Kabarnya, setiap pembelian tas ini akan mendapatkan garansi selama 6 bulan. Harga tasnya dibenderol sekitar 100 ribu-an ke atas. Lokasi Dowa Bag And Factory terletak di Jalan Godean KM.7, Sidomoyo, Godean, Area Sawah, Sidomoyo, Kec. Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka pukul 08.00 – 20.00 WIB.

29. Wedang Uwuh

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh mije (@yuukbuyy) pada

Wedang uwuh adalah minuman khas Jogja yang berbahan dasar rempah-rempah seperti daun cengkeh, batang cengkeh, kayu manis, daun pala, jahe, kayu secang, dan gula batu. Selain untuk menghangatkan tubuh, minuman hangat berwarna mewah ini juga dipercaya bisa berfungsi sebagai antioksidan maupun menurunkan kolesterol.

Cita rasa wedang uwuh berupa manis, pedas, dan segar. Pas benget diminum saat cuaca dingin atau saat hujan melanda. Wedang uwuh dikenal juga dengan nama minuman sampah (wedang = minuman, uwuh = sampah) karena bahan bakunya berasal dari rempah-rempah yang mirip sampah dedaunan dan ranting tumbuhan.

Nah, buat Anda yang kebetulan sedang liburan ke Yogyakarta, jangan lupa untuk membeli wedang uwuh kering buat oleh-oleh keluarga di rumah. Minuman dari Imogiri Bantul ini bisa Anda temukan pada toko oleh-oleh seperti Mamahke Jogja atau pun memesannya secara online.

30. Geblek

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Geblek Kulonprogo (@geblek_kulonprogo) pada

Bukan hanya kaya produk kerajinan, Yogyakarta juga dikenal punya ragam makanan, camilan, maupun jajanan khas tradisional yang unik. Satu diantaranya adalah geblek. Makanan khas Kabupaten Kulonprogo ini terbuat dari tepung tapioka dengan bumbu bawang, lalu digoreng. Bentuknya bulat seperti angka 8 berwarna putih bersih, teksturnya kenyal, dan cita rasanya gurih.

Geblek paling enak disantap saat masih hangat, apalagi dicocol dengan saus atau sambal kacang. Hmmm… rasanya akan semakin nikmat. Geblek biasanya dibawa sebagai oleh-oleh dalam keadaan mentah, lalu digoreng di rumah. Geblek mentah ini cukup tahan lama, sekitar 4 hari. Harganya juga murmer banget, mulai dari 10 ribu-an sepertinya sudah bisa membawa pulang geblek.

31. ArteSana Soap

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh wash your hands (@artesana.soap) pada

Mandi menjadi aktivitas rutin setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu perlengkapan mandi yang wajib ada adalah sabun sebagai pembersih kulit tubuh dari segala macam kotoran. Nah, buat Anda yang kebetulan sedang berada di Jogja, jangan lewatkan untuk membeli sabun alami ramah lingkungan dari ArteSana Soap.

Produk sabun batangan ArteSana Soap dibuat secara handmade memakai minyak alami seperti minyak cengkeh, minyak pala, minyak kelapa, minyak kayu manis, minyak castor, minyak neem, minyak tamanu dan minyak buah tengkawang (illipe nut atau Borneo tallow). Sebagai pengharum, ArteSana Soap menggunakan minyak esensial tanpa parfum atau fragrance sehingga aroma harumnya membuat relax.

Meskipun diproduksi dalam skala rumahan, namun sabun ArteSana Soap telah melalui tahap uji coba kelaikan produk. Hal ini membuat sabunnya aman dipakai bagi tubuh maupun lingkungan. Selain sabun batang, ArteSana Soap juga memproduksi sabun cair, tooth powder alias pasta gigi bubuk, body butter, multi-purpose cleaner dan natural shampoo. Untuk pemesanan, Anda bisa langsung kontak ke IG @artesana.soap.

32. Bumi Langit Institute

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bumi Langit (@bumilangit.official) pada

Bumi Langit Institute merupakan tempat makan enak di Jogja yang pernah dikunjungi oleh mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama dan keluarga. Resto unik ini mengusung konsep keberlangsungan hidup bersama lingkungan. Di sana, semua makanan berbahan dasar organik alami sehingga bebas bahan kimia.

Selain menyajikan makanan khas daerah pedesaan Bantul seperti mie letek maupun sambel terong, Bumi Langit Institute juga memproduksi selai dan roti home made yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh saat pulang. Varian rasa selai cukup banyak, antara lain susu kental manis, mulberry, strawberry, mangga markisa, mangga nanas, mangga, dan peanut butter. Sedangkan roti, terdiri atas multigrain bread, herb bread, serta brown bread.

Lokasi / alamat Bumi Langit Institute terletak di Jl. Imogiri Mangunan Km. 3, Desa Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Griloyo, Wukirsari, Kec. Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB (Senin tutup). Range harga makanan di sana sekitar 20 – 50 ribu rupiah. Cukup murah meriah, bukan?

33. Tas Rotan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh TANPOPO PROJECT (@tanpopoproject) pada

Tas Rotan biasanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Bali terutama dari daerah Ubud. Tapi, siapa sangka ternyata Jogja juga punya olahan tas rotan cantik yang bisa dibeli untuk buah tangan. Secara sepintas, tas rotan khas Jogja mungkin tak terlalu berbeda dengan tas rotan daerah lain. Pembedanya terletak pada bahan pelapis bagian dalam tas, dimana tas rotan dari Jogja menggunakan kain batik.

Untuk membeli tas rotan, Anda bisa langsung menuju ke Pasar Beringharjo. Anda akan menemukan tas rotan bulat atau pun kotak dengan berbagai macam warna / motif. Cocok banget buat oleh-oleh kaum wanita kekinian yang suka fashion. Harganya juga cukup murah nyaman dikantong, asalkan bisa menawarnya.

34. Kopi Merapi

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Java Parama Catalog (@javaparama.catalog) pada

Meskipun belum begitu populer, Kopi Merapi racikan para petani di kaki Gunung Merapi bisa Anda coba sebagai buah tangan dari Yogyakarta. Ada 2 jenis kopi yang biasanya tersedia yaitu arabika dan robusta. Apabila Anda ingin mencicipinya sebelum pulang, Anda bisa mampir ke Warung Kopi Merapi di Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di warkop yang buka pukul 08.00 – 02.00 WIB tersebut, Anda bisa menikmati secangkir kopi merapi sambil memandang gagahnya Gunung Merapi. Tak jauh dari lokasi warkop Merapi, ada beberapa destinasi wisata Jogja yang bisa dikunjungi, yaitu Stonehenge dan The Lost World Castle.

Bila ingin langsung membeli Kopi Merapi dalam bentuk kemasan, bisa langsung ke Koperasi Kebun Makmur “Kopi Merapi”, Jl. Kaliurang KM 20 Sawangan, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Jam buka mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

35. NAMU

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Namu ID (@namu_id) pada

NAMU termasuk salah satu UMKM Jogja yang menghasilkan produk kreatif dan unik dari limbah industri kerajinan seperti kayu, resin, atau kerang. Produk NAMU berupa aksesoris mulai dari kalung, gelang, anting, hingga pajangan dengan desain cantik.

Berbagai barang-barang kerajinan dari NAMU bisa Anda peroleh secara online melalui blibli.com atau datang langsung ke MIMOSA Makers Market, di Jl. Selokan Mataram No.247, AOA Resto & Creative Space 1st Floor, Kaliwaru, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka pukul 15.00 – 22.00 WIB.

Bagaimana sobat traveler? Menarik dan keren bukan aneka buah tangan dari kota Pelajar? Rugi deh, kalau sampai melewatkan moment special disini untuk mendapatkan barang kesukaan Anda. Sekian dulu info wisata kali ini tentang oleh-oleh khas Jogja yang terkenal murah dan tahan lama, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here