Home » Wisata Asia » 50 Tempat Wisata Menarik Di Bandung Yang Paling Terkenal
tempat wisata di bandung
Aneka festival dan karnaval merupakan salah satu daya tarik tempat wisata di Bandung (Foto : jakpost.travel)

50 Tempat Wisata Menarik Di Bandung Yang Paling Terkenal

31. Tempat Wisata Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Bandung

Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang cocok sebagai sarana edukasi lalu lintas kepada anak-anak (Foto : aleut.wordpress.com)

Inilah taman rekreasi yang terletak di jantung kota Bandung dan memiliki nilai manfaat besar bagi anak-anak sebagai pusat latihan membaca rambu-rambu lalu lintas. Tempat wisata di Bandung yang satu ini berhawa sejuk dan asri dengan kursi-kursi taman yang banyak.

Di Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani, anak-anak Anda dapat menikmati pengalaman berkendara dengan sepeda atau kendaraan mini pada jalur buatan yang telah dilengkapi rambu-rambu lalu lintas. Inilah praktik belajar kelalulintasan dalam balutan permainan yang menyenangkan bagi putera-puteri Anda. Taman ini termasuk salah satu tempat wisata di Bandung murah meriah.

32. Tempat Wisata Gedung Sate Bandung

Gedung Sate adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang terkenal (Foto : kamusbahasasunda.com)

Tempat wisata di Bandung ini adalah tempat bersejarah dan merupakan salah satu tempat paling menarik di Bandung. Rasa nasionalisme yang ditimbulkannya, hal itulah yang membekas di tempat ini. Kendati Gedung Sate merupakan warisan kolonial namun itu tidak akan menyurutkan semangat kita untuk melestarikan semua bentuk bangunan bersejarah.

Di sore hari, gedung ini tetap indah dengan siluet yang mengiringi terbenamnya matahari. Gedung Sate juga merupakan salah satu ciri khas Bandung yang cukup terkenal. Banyak wisatawan yang sengaja datang ke tempat ini untuk mengembalikan keindahan arsitektur gedung ini. Walaupun terkesan kuno, namun ornamen dan gedung itu sendiri masih sangat terawat dan memiliki kondisi yang cukup baik.

33. Tempat Wisata Museum Pos Indonesia Bandung

Museum Pos Indonesia adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang cocok buat para filateli (Foto : bdg.co.id)

Museum Pos Indonesia terletak di Jalan Cilaki No. 73 Bandung , Jawa Barat. Museum bersejarah ini sudah berdiri sejak zaman Hindia Belanda, tepatnya pada tahun 1933. Awalnya, bangunan yang didesain oleh duo arsitek J. Berger dan Leutdsgebouwdienst ini bernama Pos Telegrap dan Telepon (PTT). Untuk para peneliti filateli, Museum Pos dan Giro menjadi tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi.

Museum yang namanya berubah kembali di tahun 1995 menjadi Museum Pos Indonesia ini memiliki koleksi ribuan perangko dari penjuru dunia. Koleksi yang ditampilkan di museum ini tidak hanya perangko.

Benda-benda pos seperti timbangan surat dan sepeda pak pos juga turut dipamerkan. Perkembangan baju dinas serta peralatan pos dari zaman kolonial hingga sekarang juga dapat Anda jumpai di museum yang terletak tepat di samping Gedung Sate, Bandung, ini.

34. Tempat Wisata Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Museum Mandala Wangsit Siliwangi adalah salah satu tempat wisata di Bandung untuk wisata sejarah perjuangan (Foto : jendelabandungwisata.wordpress.com)

Bandung memiliki sebuah museum yang dahulu menjadi saksi prajurit Siliwangi bersama rakyat Jawa Barat berperang mempertahankan daerahnya. Museum itu bernama Mandala Wangsit Siliwangi. Dahulu, tempat ini pernah dijadikan markas militer dan menjadi sasaran utama serangan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di bawah pimpinan Kapten Raymond Westerling.

Museum yang terletak di Jalan Lembong 38, Bandung, ini menyimpan koleksi sisa-sisa perjuangan tentara di masa penjajahan. Terdapat koleksi aneka jenis senjata tradisional, seperti kujang, klewang, pedang bambu, dan keris. Selain itu, ada juga aneka senjata api dengan berbagai ukuran yang digunakan dalam masa peperangan.

Hal menarik lainnya yang ada di museum dengan luas 4.176 m2 ini yaitu adanya koleksi uang pada masa penjajahan dan di awal kemerdekaan. Uang-uang ini ditata rapi dalam sebuah bingkai yang menempel di salah satu dinding museum. Selain itu, ada pula foto-foto para mantan Panglima Divisi Siliwangi.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi dibuka untuk umum pada hari Senin sampai Kamis mulai jam 08.00 sampai 13.00 WIB. Sementara di hari Jum’at, museum ini tutup lebih awal yakni jam 10.00 WIB. Khusus hari Sabtu, museum ini buka hanya sampai pukul 12.00 WIB. Bagi Anda yang menginginkan wisata sejarah di Bandung, maka objek wisata ini bisa menjadi salah satu pilihan tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi.

35. Tempat Wisata NuArt Sculpture Park Bandung

NuArt Sculpture Park adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang pas buat para pecinta seni patung (Foto : panduanwisata.id/)

Berlokasi di Bandung utara, NuArt Sculpture Park adalah sebuah tempat wisata di Bandung yang berupa taman sekaligus galeri yang memamerkan karya-karya terbaik seniman Nyoman Nuarta. Di ruang terbuka seluas 3 hektar ini, Anda dapat menikmati segarnya udara Bandung sambil mengagumi patung-patung yang memiliki ceritanya masing-masing.

Landmark taman ini adalah bangunan Nu Art yang merupakan galeri dua lantai. Lantai satu khusus untuk karya Nyoman Nuarta, sedangkan lantai dua bisa digunakan oleh seniman lain untuk memamerkan karyanya. Di dalam gedung NuArt juga terdapat Craft Boutique yang menjual miniatur karya Nuarta dan seniman lain dari dalam dan luar negeri. Jika lapar, di sini terdapat cafe yang menyediakan makanan khas Bali dengan harga relatif terjangkau.

NuArt Sculpture Park juga memiliki workshop dimana pengunjung dapat melihat pembuatan karya seni berupa patung, lukisan, dan batik. Ada kursus singkat untuk pengunjung lho! Dengan minimum 3 orang peserta, Anda bisa belajar berkarya bersama staf pengajar NuArt Sculpture Park yang profesional. Penasaran bukan? Datang saja ke NuArt Sculpture Park yang terletak di Jl. Sutra Duta Kencana II/11, Bandung 40151.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>