Serunya Belajar Fosil T-Rex Di Museum Geologi Bandung

0 2,829

Koleksi Museum Geologi Bandung

Dilansir dari laman museum Indonesia dan detikTravel, berikut koleksi Museum Geologi Bandung yang dapat Anda nikmati. Koleksi Museum Geologi dikategorikan kedalam tiga ruangan yaitu Ruang Sejarah Kehidupan, Ruang Geologi Indonesia, dan Ruang Geologi untuk Kehidupan Manusia.

1. Koleksi Sejarah Kehidupan Di Sayap Timur

Fosil Tyranosaurus Rex atau T-Rex, salah satu primadona koleksi Museum Geologi Bandung (foto : beta.kidnesia.com)
Fosil Tyranosaurus Rex atau T-Rex, salah satu primadona koleksi Museum Geologi Bandung (foto : beta.kidnesia.com)

Koleksi untuk sejarah kehidupan menempati ruang sayap timur, dengan koleksi fosil yang dikelompokkan menurut era Prakambrium-Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kenozoikum.

Galeri Mesozoikum adalah koleksi yang paling menarik untuk dikunjungi karena di sini terdapat replika fosil T-rex dan cetakan kaki Tyrannosaurus. Cetakan kaki ditemukan ahli paleontologi Inggris, Phil Manning, pada tahun 2007 di Hell Creek Formation, Montana (negara bagian Amerika, berbatasan dengan Kanada).

Galeri lain di ruang Sejarah Kehidupan adalah Vertebrata Indonesia, Manusia Purba, dan Bandung. Vertebrata Indonesia menampilkan koleksi fosil vertebrata seperti gajah purba (Stegodon trigonocephalus, Sinomastodon bumiayuensis), badak (Rhinoceros sondaicus), kuda nil (Hexaprotodon simplex), kerbau purba (Bubalus palaeokerabau). Kura-kura raksasa Geochelone atlas, sekarang Colossochelys atlas, hidup 2 juta tahun lalu tetapi halnya dengan gajah dan kerbau purba, adalah bagian dari spesies yang sudah punah.

Fosil Gajah Blora yang termasuk gajah purba terbesar di dunia (foto : palingaktual.com)
Fosil Gajah Blora yang termasuk gajah purba terbesar di dunia (foto : palingaktual.com)

Galeri Bandung menampilkan berbagai bukti bahwa Bandung dulunya adalah danau yang luas. Antara lain: bukti kenampakan morfologi yang berbentuk cekungan, terisi oleh batuan dengan ciri khas endapan danau dan ditemukannya fosil ikan air tawar (Buku Panduan Museum Geologi).

Leave A Reply

Your email address will not be published.