Home » Wisata Asia » Wisata Edukasi Batu Akik Di Museum Geologi Bandung
Batu akik kecubung, salah satu koleksi Museum Geologi Bandung (foto : detikTravel)
Batu akik kecubung, salah satu koleksi Museum Geologi Bandung (foto : detikTravel)

Wisata Edukasi Batu Akik Di Museum Geologi Bandung

Anekawisata.com – Bagi Anda yang memilih liburan di Bandung, jangan lewatkan wisata edukasi batu akik di Museum Geologi Bandung. Apalagi jika Anda penggemar berat batu akik, sangat disayangkan kalau melewatkan kunjungan ke Museum Geologi Bandung. Disini, Anda dapat melihat berbagai jenis batu akik seperti Kristal Ametis atau yang kini tersohor dengan mana Batu Kecubung, batu Sitrin, Safir, Garnet dan masih banyak lainnya.

Batu akik saat ini sedang menjadi primadona di kalangan masyarakat. Bagi Anda penggemar batu akik bisa lebih dalam mengetahui seluk-beluk bebatuan tersebut di Museum Geologi Bandung. Museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro Bandung ini juga memiliki sejumlah koleksi batu mulia yang beberapa di antaranya tersohor dengan nama pasar batu akik.

Apa saja koleksinya? Dilansir dari detikTravel, berikut info wisata edukasi batu akik di Museum Geologi Bandung.

Di lantai II Museum Geologi Bandung ada ruangan yang khusus menerangkan terkait pemanfaatan dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia. Dalam ruangan tersebut juga terpajang jenis-jenis mineral yang dilengkapi panel gambar dan layar informasi.

Yang pertama menarik perhatian adalah batu berwarna ungu tua berbentuk bulat diameter 15 centimeter yang dipajang di luar tanpa ditutup kaca. Juga di etalase yang ditutup kaca ada batu serupa setinggi 50 centimeter. Rupanya batu tersebut adalah batu yang bernama ilmiah Kristal Ametis atau yang kini tersohor dengan mana Batu Kecubung. Batu tersebut tidak diketahui asal mulanya karena pihak museum mendapatkan batu tersebut dengan cara membeli.

Ilustrasi salah satu batu akik koleksi Museum Geologi Bandung (foto : detikTravel)

Ilustrasi salah satu batu akik koleksi Museum Geologi Bandung (foto : detikTravel)

Batu lain yang masih berupa bongkahan yang dipajang di museum tersebut yakni batu Sitrin, Safir dan Garnet. Batu-batu tersebut disajikan dalam diameter sekitar 10-15 centimeter. Tak hanya itu, di ruangan tersebut Museum Geologi juga memamerkan koleksi batu yang sudah dipoles sehingga terlihat jauh lebih cantik. Seperti batu Sunstone, Pirus, Fluorit dan Giok Jawa.

Museum Geologi Bandung juga berencana akan melaunching ruang pamer baru yang menyajikan batuan-batuan yang kini sedang populer. Sebagai bocoran, ada batu kecubung dan giok dalam ukuran yang cukup besar. Disini, Anda juga bisa belajar tentang bagaimana proses terbentuknya batu akik yang berwarna-warni. Sekian dulu info wisata edukasi batu akik di Museum Geologi Bandung, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>