Home » Wisata Asia » Tempat Wisata Kuliner Di Kaki Gunung Ijen

Tempat Wisata Kuliner Di Kaki Gunung Ijen

Anekawisata.com – Menikmati indahnya tempat wisata kawah ijen rasanya kurang lengkap tanpa mampir ke tempat wisata kuliner di kaki Gunung Ijen. Ada satu tempat wisata kuliner yang menjadi favorit para pengunjung tempat wisata kawah ijen di Jawa Timur. Namanya warung Bu Im, Jika Anda hendak mendaki menuju Kawah Ijen, ada baiknya mampir dulu ke warung ini. Warung Bu Im terletak di pos Pal Tuding dan digunakan oleh para wisatawan atau pendaki untuk sekedar mengisi perut dan minum yang hangat-hangat. Warung ini tersohor, karena konon menjadi yang pertama di kawasan Kawah Ijen.

Gerbang-kawah-ijen-bondowoso

Gambar Gerbang Menuju Tempat Wisata Alam Kawah Ijen

Keberadaan fasilitas penunjang seperti adanya warung makanan pada sebuah tempat wisata tentu sangat diperlukan. Bagi Anda atau traveler lain yang kebetulan tidak membawa bekal makanan, ada baiknya mampir ke Warung Bu Im sebelum mendaki Gunung Ijen.

Di pos Pal Tuding bisa kita temukan tempat wisata kuliner sederhana atau warung kuliner. Salah satunya adalah warung milik Bu Imron atau yang biasa disapa “Bu Im”. Nama warung Bu Im terasa begitu populer di antara para pendaki Gunung Ijen. Kabarnya, Bu Im adalah orang pertama yang mendirikan warung makanan di kawasan Gunung Ijen ini.

Sebagai perintis warung makanan pertama di pos Pal Tuding, Bu Im pun berbangga hati. Jejaknya banyak diikuti oleh orang lain. Kini di pos yang juga dijadikan area perkemahan (camping ground) sebelum mendaki ke Gunung Ijen itu banyak berdiri warung makanan. Makanan yang dijajakan tak berbeda jauh dengan warung lainnya. Satu jajanan yang paling disuka oleh turis asing adalah pisang goreng buatan Bu Im.

Bu Im memberinya nama ‘hot banana’ (pisang panas). Satu pisang goreng cuma dihargai Rp 2.000. Tak hanya itu, Bu Im juga menawarkan berbagai jenis nasi dan minuman. Ada nasi goreng, nasi campur dan pecel. Untuk sepiring nasi campur dia patok seharga Rp 10.000. Minumannya juga cukup murah, segelas teh hangat cuma seharga Rp 2.000.

Warung Bu Im setiap harinya tak pernah sepi dari pengunjung. Terutama pada malam Sabtu dan Minggu, atau hari libur lainnya. Pernah suatu ketika ia merasa kewalahan karena warungnya diserbu banyak pembeli. Bu Im merupakan sosok wanita yang tak mau menyerah dengan nasib. Meski ia tak seperkasa para pria pekerja tambang belerang, namun perjuangannya untuk mengais nafkah dengan membuka warung makanan di daerah Gunung Ijen patut diacungi jempol.

Warung-Bu-Im-Kawah-Ijen

Gambar Tempat Wisata Kuliner Warung Bu Im Di Kaki Gunung Ijen

Kini warung Bu Im semakin berkembang. Tidak hanya berbagai menu makanan yang ditawarkan kepada para pendaki, keperluan pendakian lainnya juga tersedia di warungnya. Jika Anda Kebetulan lupa membawa sarung tangan, maka di warung Bu Im tersedia secara lengkap dengan harga yang tak terlalu mahal.

Warung Bu Im memang spesial di mata para pendaki. Betapa tidak, di bagian dapur warung ini dilengkapi sebuah tungku perapian yang bisa menghangatkan badan Anda saat kedinginan. Bu Im merasa terbuka dengan para pengunjung warungnya. Tak membedakan turis lokal atau mancanegara.

Semua pengunjung dilayaninya dengan sangat baik. Tak heran bila warungnya begitu melekat di hati para wisatawan terutama turis asing. Warung Bu Im begitu melegenda sebagai tempat wisata kuliner di kaki Gunung Ijen yaitu tepatnya di daerah Pal Tuding yang merupakan sebuah tempat persinggahan sebelum melakukan pendakian menuju Kawah Ijen.

Sumber : Disarikan dari artikel tempat wisata kuliner di http://travel.detik.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>