Home » Wisata Asia » 10 Tempat Wisata Di Ubud Bali Yang Wajib Dikunjungi

10 Tempat Wisata Di Ubud Bali Yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata Di Ubud – Anda sedang mencari aneka wisata Ubud Bali? Ini dia daftar tempat wisata di Ubud Bali yang terkenal, menarik, dan wajib dikunjungi. Tempat wisata di Bali tak melulu identik dengan pantai dan laut. Daerah yang dijuluki Pulau Dewata ini juga menyimpan objek wisata alam lainnya yang tak kalah menarik.

Sebagai contoh pemandangan sawah dengan sistem irigasi khas Bali di Ubud yang dinamakan subak atau panorama Gunung Batur yang menawan. Nah berbicara soal Ubud, kawasan wisata Bali yang satu ini tak bisa dipungkiri sangat populer di kalangan turis asing.

Bahkan, Ubud pernah dijadikan sebagai lokasi syuting film Hollywood bertajuk Eat, Pray, Love. Belum lama ini, Ubud pun masuk daftar sepuluh kota teramah di dunia menurut hasil survei yang dilakukan sebuah majalah travel dunia, Conde Nast Traveler. Selain itu, dengan suasana alami pedesaan, Ubud juga terkenal sebagai tempat untuk menyendiri di Bali.

Bagi Anda yang memutuskan untuk liburan ke Ubud Bali, Aneka Wisata telah menyiapkan daftar objek wisata di Ubud yang menarik, terkenal, dan wajib Anda kunjungi. Apa saja kira-kira tempat wisata di Ubud yang menarik dikunjungi? Yuk, simak 10 tempat wisata di ubud yang terkenal dan menarik berikut.

Daftar Tempat Wisata Di Ubud Bali Yang Terkenal, Menarik, Dan Wajib Dikunjungi

1. Goa Gajah

Goa-Gajah

Pintu Masuk Goa Gajah (Foto : bali-indonesia.com)

Ada banyak aktivitas menarik di Ubud yang bisa Anda lakukan, salah satunya adalah mengunjungi Goa Gajah yang terletak di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Jaraknya sekitar 26 km dari kota Denpasar. Lokasi tepatnya adalah di tepi jurang dan merupakan pertemuan dari sungai kecil di desa tersebut.

Diduga kata Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”, yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama tersebut. Sedangkan kata “ Lwa “ berarti sungai. Maka disimpulkan menjadi pertapaan yang terletak di tepi sungai.

Dari area parkir menuju Goa Gajah Ubud, wisatawan harus menuruni tangga menuju Goa Gajah Ubud. Tempat ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Komplek Goa Gajah di Ubud secara keseluruhan dapat dilihat dari tangga.

Sesampai di bawah akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa, juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Ubud sendiri, letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Goa-Gajah

Halaman Luar Goa Gajah (Foto : rentalmobilbali.net)

Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk 1 orang. Diluarnya terdapat ukir – ukiran dan 2 patung penjaga. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Bagian kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa.

Namun sekarang wisatawan dapat duduk maupun berbaring disana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.

Selain itu disekitar goa, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha. Tiket masuk ke Goa Gajah kita cukup bayar Rp. 15.000,-, murah meriah bukan?

2. Ubud Monkey Forest

Ubud Monkey Forest

Ubud Monkey Forest (Foto : balihellotravel.com)

Ubud monkey forest salah satu tempat wisata di Ubud yang wajib dikunjungi, jika Anda sedang berlibur di Bali. Merupakan kawasan hutan lindung dan di dalam hutan ini, terdapat pura sakral umat Hindu Bali. Nama asli objek wisata Ubud monkey forest adalah Mandala Wisata Wenara Wana, tapi lebih dikenal dengan nama Sacred Monkey Forest Sanctuary.

Objek wisata monkey forest Ubud Bali, berada di Jalan Monkey Forest, Ubud provinsi Bali dengan kode pos 80571. Jika anda berangkat dari international airport menuju lokasi dari Ubud monkey forest, di perlukan waktu kurang lebih satu jam.

Jika anda ingin memasuki objek wisata Ubud Monkey Forest, Anda akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar :

  • Dewasa – Rp 30.000 per orang.
  • Anak (3 – 12 tahun) – Rp 20.000 / anak.
  • Untuk parkir mobil akan dikenakan biaya Rp 5.000 per mobil.

Saat Anda memasuki kawasan objek wisata di Ubud yang satu ini, udara sejuk akan terasa, pepohonan hijau yang tinggi dan hijau, akan tampak dari areal parkir. Sebelum Anda memasuki pintuk masuk, disebelah kiri dari pintu masuk, akan terdapat loket tiket, di loket inilah Anda akan membayar tiket masuk.

Di pintu masuk, Anda akan melihat beberapa pedagang pisang yang dapat Anda beli, jika ingin memberikan makan kera-kera. Jam buka dari tempat wisata Monkey Forest di Ubud, dari jam 08:00 – 18:00 waktu Bali.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Ubud Monkey Forest adalah pada jam 14:00. Karena hampir sebagian dari kera-kera sudah kenyang, mendapatkan makanan dari pengunjung sebelumnya. Hal ini membuat sifat agresif kera-kera sedikit berkurang.

Di dalam objek wisata Monkey Forest di Ubud, banyak sekali terdapat petugas yang mengawasi kera-kera. Jadi pengunjung merasa nyaman dari kera-kera yang sedikit agresif. Oya, bagi sobat traveler yang berada di Jawa Tengah, ada juga lho tempat wisata di Semarang yang terdapat banyak kera jinak seperti disini, namanya Goa Kreo.

3. Sawah Terasering Tegalalang

Tegalalang-Rice-Terraces

Sawah Terasering Tegalalang / Tegallalang Rice Terraces (Foto : adityalovinabali.com)

Ingin melihat indahnya pemandangan hijau persawahan? Sawah terasering Tegalalang di Ubud adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi di Bali. Sebenarnya untuk melihat sawah terasering di Bali yang memiliki pemandangan bagus, ada di beberapa tempat. Yaitu Jatiluwih Tabanan, Pupuan Tabanan, Antosari (pantai Soka), Busung Biu Buleleng, Tirta Gangga Karangasem dan Tegalalang Ubud.

Namun, Tegalalang yang terletak di sebelah utara Ubud inilah yang sangat terkenal di kalangan para wisatawan dan menjadi tempat wisata di Ubud favorit wisatawan. Karena letaknya sangat berdekatan dengan objek wisata di Bali yang lainnya, seperti Goa Gajah, Tampak Siring dan Kintamani.

Di pinggir jalan desa Tegalalang Ubud, anda akan melihat warung, restoran yang menawarkan pemandangan sawah terasering Ubud. Pemandangan sawah terasering Ubud tidak seluas seperti yang di Jatiluwih. Tapi menawarkan pemandangan tersering yang unik, karena lerengnya sangat miring.

Untuk dapat menikmati pemandangan sawah terasering dengan nyaman, Anda hanya perlu membeli makanan atau minuman di salah satu warung yang menghadap ke pemandangan terasering Ubud.

4. Puri Ubud atau Puri Saren Agung

Puri Ubud atau Puri Saren Agung

Puri Ubud atau Puri Saren Agung (Foto : 50millionsteps.com)

Puri Ubud Bali atau Puri Saren Agung merupakan tempat tinggal dari raja Ubud (Tjokorde Gede Agung Sukawati) yang berada di tengah-tengah Ubud. Saat ini puri Ubud telah menjadi salah satu objek wisata favorit wisatawan di Bali. Hampir setiap malam di Puri Ubud diadakan pentas kesenian tari, seperti tari Barong Ubud.

Puri Saren Ubud merupakan istana kerajaan Ubud yang sangat indah dengan tetap memertahankan rumah-rumah tradisional yang menjadi lokasi kediaman Raja Ubud. Eksistensi puri ini menujukkan jiwa serta identitas Desa Ubud sendiri secara khusus, dan Bali pada umumnya. Sekalipun sistem feodal sudah lama dihilangkan namun bukan berarti rasa hormat kepada raja ataupun keturunannya menjadi serta merta luntur.

Puri ini dibangun oleh Ida Tjokorda Putu Kandel yang memerintah sekitar tahun 1800-1823 M. Selama ini Puri Saren difungsikan sebagai repositori budaya tradisional Bali yakni sebagai pelindung utama kesenian, tarian, maupun sastra Bali. Puri ini sangat unik, karena memiliki benda-benda yang sarat dengan estetika yang tinggi, bangunan tradisionalnya menawan dan artistik. Puri ini dilengkapi juga dengan auditorium/wantilan sebagai tempat pertemuan.

Lokasi Puri Saren Ubud ini terletak di Jalan Utama Ubud, Gianyar, Provinsi Bali. Puri Saren Ubud berjarak 22 km dari Kota Denpasar Bali sehingga hanya dalam waktu 35 menit perjalanan, Anda akan tiba di tempat wisata ini.

5. Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Blanco

Museum Antonio Blanco (Foto : terraceatkuta.com)

Ubud memang terkenal sebagai surganya musem di Bali yang bagus. Salah satunya adalah Museum Antonio Blanco yang dimiliki oleh maestro pelukis yang telah populer di dunia asal Spanyol, Antonio Blanco. Ia juga lah yang mendirikan museum ini. Setelah tiada, museum ini dikelola oleh putra Antonio yang juga seorang pelukis yaitu Mario Blanco.

Meseum ini terletak di areal perbukitan sungai Campuhan Ubud. Tempat wisata di Ubud Bali ini setiap hari tidak pernah sepi pengunjung. Sekitar 100 orang sampai 150 orang wisatawan lokal maupun mancanegara, tertarik melihat hasil karya sang maestro. Menurut wisatawan dari Spayol, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Australia yang datang ke Museum Blanco Ubud, karya lukis Antonio Blanco memiliki nilai seni yang tinggi terhadap kehidupan orang Bali.

Berbagai fasilitas juga disediakan oleh pengelola museum bagi wisatawan yang datang. Seperti restoran, art shop, toilet dan ruang santai. Cukup dengan membayar tiket Rp 30.000 (untuk pengunjung warganegara Indonesia) anda bebas berkeliling di areal museum.

Sedangkan untuk wisatawan asing, akan dikenakan biaya tiket masuk museum Blanco Ubud sebesar Rp 50.000 per orang. Jam buka museum adalah setiap hari, termasuk hari libur dan hari minggu, dari jam 09:00 – 17:00.

6. Agung Rai Museum of Art (ARMA)

Museum Agung Rai, salah satu tempat wisata yang menarik untuk Anda kunjungi di Ubud, Bali (foto : commons.wikimedia.org)

Museum Agung Rai, salah satu tempat wisata yang menarik untuk Anda kunjungi di Ubud, Bali (foto : commons.wikimedia.org)

Bagi Anda yang menyukai atau ingin tahu tentang kesenian Bali, Anda wajib mengunjungi tempat wisata di Ubud yang satu ini, yaitu Museum seni Agung Rai atau yang lebih dikenal dengan nama Arma Museum Ubud. Museum ini berada di pusat jantung pariwisata Ubud, tidak akan susah buat Anda untuk mencari lokasi dari Arma Museum Ubud. Alamatnya berada di Jalan Pengosekan, Ubud, Gianyar, 80571, dengan nomer telphone (0361) 974228.

Museum seni Agung Rai di bangun di lokasi yang kontur tanah naik turun, serta memiliki nuansa alam Ubud. Yang menjadi daya tarik terbaik dari museum Arma adalah design kebun bernuansa budaya Bali. Banyak patung yang terdapat di museum ini, selain itu Anda dapat melihat Lily Pound dan tanaman angrek yang tertata rapi. Kami tahu betul, tidak semua orang menyukai melihat lukisan atau melihat pameran seni.

Bagi Anda yang menyukai nuansa kebun dengan design khas Bali dengan nuasa berbeda, maka tidak ada ruginya mengunjungi museum Agung Rai Ubud. Jika anda memutuskan untuk mengunjungi musem Arma, jangan lupa untuk membawa kamera. Begitu banyak hal yang dapat Anda abadikan dengan foto di tempat wisata ini.

Tiket masuk akan dikenakan sebesar Rp 50.000 jika Anda mengunjungi museum Arma Ubud. Biaya tiket masuk sebesar 50 ribu rupiah, sudah termasuk minuman teh dan kopi yang Anda dapat nikmati di salah satu cafe di museum ini.

7. Bali Bird & Reptile Park

Bali Bird & Reptile Park

Bali Bird & Reptile Park (Foto : bali-bird-park.com)

Bali Bird & Reptile Park adalah tempat wisata di Ubud Bali yang menarik dan unik, sangat cocok sebagai tempat wisata anak dan keluarga. Lokasi dan alamat Bali Bird & Reptile Park berada di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali.

Di Bali Bird Park Anda dapat melihat beranekaragam jenis burung dari Indonesia ataupun burung dari Afrika dan Amerika selatan. Taman burung di Bali ini, memiliki luas area sekitar 2 hektar yang menampung sekitar 1000 burung dari 250 jenis burung yang berbeda, lumayan banyak ya! Selain burung, di objek wisata untuk anak di Bali ini anda juga dapat melihat berbagai jenis tanaman trofis yang berjumlah sekitar 2000 jenis.

Satu dari burung-burung yang dianggap paling berharga di taman ini adalah Jalak Bali (Leucopsar rothschildi). Tidak hanya Jalak Bali, Anda juga dapat menemukan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), burung cendrawasih dari Papua, dan beberapa burung dari benua lain seperti Scarlet Macaw, Toucan, dan Congo Grey Parrot dari Afrika. Dengan harga tiket masuk sekitar Rp. 150.000,- per orang, Anda dapat menikmati keindahan burung yang ada di taman ini.

Tidak hanya taman burung, ada juga Bali Reptile Park. Taman ini menyajikan koleksi beragam reptil. Tidak perlu membayar biaya tambahan karena harga tiket masuk Bali Reptile Park sudah termasuk dengan tiket masuk Bali Bird Park. Tempat wisata di Ubud Bali yang satu ini menawarkan reptil langka seperti komodo, buaya, kadal, ular, katak.

Di sini juga terdapat ular python dengan panjang 8 meter, yang merupakan salah satu ular terbesar di taman penangkaran ini. Taman ini juga terdapat area khusus, di mana para pengunjung dapat berinteraksi dengan iguana jinak, buaya, dan kura-kura.

8. Kebun Binatang Bali (Bali Zoo)

Kebun Binatang Bali / Bali Zoo

Kebun Binatang Bali / Bali Zoo (Foto : goodlandbalitour.com)

Satu lagi tempat wisata di Ubud Bali yang cocok buat anak-anak dan keluarga yaitu kebun binatang Bali (Bali Zoo). Berada dalam kawasan seluas 3.5 hektar lingkungan alami, objek wisata di Ubud ini dibangun seluas 30.000 meter persegi dengan pohon – pohon yang menjulang, rerumputan yang tinggi dan tanaman yang lebat, penciptaan ulang dari habitat alami binatang tersebut.

Kebun binatang ini dipromosikan sebagai cara yang efektif untuk belajar tentang suaka margasatwa khususnya bagi anak–anak, juga berperan sebagai wahana untuk memperkenalkan kembali binatang yang terancam punah. Pas rasanya jika dijadikan pilihan tempat liburan akhir pekan di Bali.

Mamalia yang ditampilkan bervariasi mulai dari primata, rusa, onta, kanguru dan macan sumatra. Burung tropis yang terkenal seperti kasuari, merak, kakatua, bali starling dan berbagi jenis burung asia. Tampilan lainnya meliputi reptil, diantaranya adalah komodo (kadal terbesar yang hanya ditemukan di Indonesia), iguana, ular hijau dan phyton.

Sejak beroperasi September 2002, kebun binatang ini telah mengoleksi kurang lebih 350 ekor satwa langka yang terdiri dari 60% Aves (burung) diantaranya Jalak Bali, Merak, Kasuari, Elang dan sebagainya dan 30% jenis mamalia seperti harimau Sumatra, singa afrika, singa, rusa , onta, kanguru.

Harga Tiket Masuk kebun binatang Bali (Bali Zoo) untuk orang dewasa Ro. 100.000,- dan untuk anak-anak sebesar Rp. 70.000,-. Lokasi tempat wisata di Ubud yang satu ini di Jalan Raya Singapadu, Gianyar.

9. Bali Safari & Marine Park

Bali Safari & Marine Park

Bali Safari & Marine Park (Foto : balisafarimarinepark.com)

Jika Anda liburan di Ubud Bali bersama anak-anak, jangan lewatkan untuk mengunjungi Bali Safari Marine Park. Karena tempat wisata anak di Bali ini, menyediakan pengalaman safari terbaik untuk Anda dan anak Anda. Bali Safari & Marine Park juga disebut dengan nama taman safari Bali. Tempat wisata di Ubud ini menyediakan tempat bagi satwa liar di habitat aslinya, yang dibangun dengan perpaduan kebudayaan masyarakat Bali dan cocok untuk dikunjungi untuk segala usia.

Ada berbagai jenis satwa langka yang berasal dari 3 negara yaitu Indonesia, India dan Afrika. Terdiri dari 60 species dan 400 ekor satwa langka yang berasal dari Indonesia misalnya Jalak Putih, Burung Hantu, Tapir, Buaya, Babi Rusa dan Harimau Sumatra. Dari Negara India antara lain Rusa Tutul, Beruang Himalaya, Nilgai dan Black Buck. Satwa langka dari Afrika juga tidak ketinggalan seperti Kuda Nil, Burung Unta, Singa, Babbon, Zebra dan Blue Wildebeest.

Kawasan Bali Safari Marine Park, dibangun diatas areal seluas 40 hektar. Merupakan salah satu dari 3 kebun binatang yang ada di Indonesia. Terletak di tiga desa di Kabupaten Gianyar Bali. Yaitu Desa Lebih, Desa Serongga dan Desa Medahan. Jaraknya 17 km ke arah timur kota Denpasar atau sekitar 1 jam dari bandara Ngurah Rai, dengan melintasi jalan By Pass Ngurah Rai dan By Pass Prof Ida Bagus Mantra. Lokasi dari Taman safari Bali benar-benar strategis, mudah di akses dan sangat jarang terjadi kemacetan.

Saat berkunjung anak-anak dapat menikmati beberapa pertunjukan antara lain, pertunjukan satwa dan pengetahuan tentang satwa di panggung Hanuman, atraksi gajah di kampung gajah yang terdapat museum gajah, wisata naik gajah, dan warung gajah.

Ada juga atraksi mandi gajah di taman Ganesha yang memiiki patung Ganesha setinggi 9 meter, merupakan pintu masuk menuju Bali Teater. Tempat permandian air suci juga terdapat disini yang disebut Tirta Sulasih. Berbagai barang kerajinan khas Bali dan aksesoris berbentuk binatang banyak dijual di areal pertokoan yang dikenal dengan nama Peken Bali. Setiap hari diadakan kelas menari Bali dan memainkan alat musik gambelan Bali di Bale Banjar.

Harga tiket masuk Bali Safari & Marine Park yaitu Dewasa (umur diatas 12 tahun) Rp 150.000 / orang, Anak-anak (umur 3 – 12 tahun) Rp 135.000 / orang, dan Bayi (umur dibawah 3 tahun) gratis. Untuk jam buka taman safari Bali dari jam 09:00 – 17:00.

10. Arung Jeram Sungai Ayung

Arung-Jeram-Bali

Ilustrasi Arung Jeram / Rafting (Foto : rrbalitour.com)

Ini dia tempat wisata di Ubud Bali yang cukup menantang adrenalin, arung jeram. Tempat berarung jeram yang terkenal di Bali adalah arung jeram di Sungai Ayung. Ada beberapa operator rafting di Sungai Ayung. Arung jeram di Sungai Ayung masuk dalam kategori kelas II dan III. Sehingga, arung jeram di sungai ini cocok untuk pemula.

Keunikan arung jeram di Sungai Ayung adalah panorama di kanan dan kiri sungai. Pohon-pohon kelapa menjulang, pepohonan di bukit, sampai sawah berundak. Tak hanya itu, di tengah pengarungan sungai, Anda akan dibawa melihat ukiran seniman Bali berupa relief Ramayana di tebing batu. Paket arung jeram biasanya sudah termasuk makan siang dan antar jemput.

Benar-benar asik dan seru bukan wisata di Ubud Bali? Ayo buruan catet dan agendakan liburan ke Ubud Bali bersama keluarga, sahabat, atau pun pasangan Anda. Ubud juga merupakan salah satu tempat bulan madu romantis di Indonesia lho. Rugi deh kalau sampai melewatkan aneka tempat wisata di Ubud Bali yang menarik dan wajib dikunjungi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>